Surabaya, memorandum.co.id - Perusahaan Daerah (PD) Pasar Surya tidak menutup operasional pasar tradisional saat ancaman virus corona. Sebagai upaya menekan penularan virus corona, PD Pasar Surya memasang kipas angin yang menyemprotkan disinfektan di Pasar Keputran Utara. Direktur Teknik Usaha PD Pasar Surya, Muhibiddin, menyampaikan bahwa pihaknya memasang empat unit kipas angin yang menyemprotkan disinfektan di Pasar Keputran Utara. Rinciannya, tiga unit dipasang di lantai bawah, sedangkan satu unit di lantai atas. "Sebuah kipas angin yang diberi disinfektan dapat menyemprotkan sebanyak 40 liter. Apabila kipas menyala terus, diperkirakan lama semprotan sekitar tiga jam, ” tegasnya. Sementara itu, Kepala Bagian Perekonomian dan Usaha Daerah Pemkot Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro menyatakan, bahwa penyemprotan disinfektan di pasar tradisional bertujuan untuk mengurangi mikroorganisme dan virus. Upaya itu dilakukan untuk mengantisipasi penularan Covid-19. Langkah lain yang dilakukan pemerintah kota untuk mencegah penyebaran Covid-19 di pasar, yakni dengan mendisiplinkan pedagang supaya mereka mau cuci tangan dan menggunakan alat pelindung diri seperti masker dan sarung tangan. (udi/gus)
Pasar Keputran Dipasang Kipas Angin Disinfektan
Senin 30-03-2020,05:41 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Sabtu 28-03-2026,13:58 WIB
Tragedi Gunung Sepinggil: Terhempas Ombak Saat Berswafoto, Satu Pemuda Hilang di Laut Selatan
Sabtu 28-03-2026,06:04 WIB
Kolesterol Naik Usai Pesta Ketupat? Ini Cara Cepat Reset Tubuh Agar Kembali Bugar
Sabtu 28-03-2026,07:14 WIB
Spanyol Menang 3-0 atas Serbia, Oyarzabal Borong Dua Gol dan Rodri Kembali Starter
Sabtu 28-03-2026,09:00 WIB
Mudik Bikin Panik: Ketika Pulang Kampung Tidak Lagi Sesederhana Dulu (1)
Sabtu 28-03-2026,08:05 WIB
Kota Hidup di Siang Hari tapi Sendiri saat Malam
Terkini
Sabtu 28-03-2026,20:38 WIB
Kunjungan Wisatawan Ke IKN Naik saat Lebaran, UMKM Alami Lonjakan Omzet
Sabtu 28-03-2026,20:21 WIB
Teknisi Asal China Tewas di Pabrik Mojokerto, Disnaker Sebut Bukan Pekerja Resmi
Sabtu 28-03-2026,19:54 WIB
Konflik Iran dengan Amerika dan Israel Tidak Ganggu Jadwal Haji Indonesia 2026
Sabtu 28-03-2026,19:48 WIB
Odong-Odong Terguling di Mojokerto, Satu Penumpang Meninggal Dunia
Sabtu 28-03-2026,19:35 WIB