SURABAYA - Guna mengurangi dampak buruk overcrowded di lembaga pemasyarakatan (lapas),15 narapidana high risk dipindahkan ke Nusakambangan oleh Kanwil Kemenkumham Jatim, Senin (26/11). Kelima belas warga binaan pemasyarakatan (WBP) itu berasal dari Lapas Surabaya, Malang dan Madiun. Semuanya merupakan WBP kasus narkotika dengan vonis hukuman sementara paling ringan 5 tahun hukuman badan. Bahkan, dua di antaranya divonis seumur hidup. Para WBP ini diantar bus oleh 8 orang tim satgas dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jatim dan 18 anggota Brimob Polda Jatim. Mereka diterima Kalapas Klas II A Narkotika Nusakambangan Herman Mulawarman. "Mereka dipindahkan ke Lapas Klas II A Narkotika Nusakambangan," ujar Kadiv Pemasyarakatan Kemenkumham Jatim Anas Saeful Anwar. Memang, meski di Jatim jumlahnya sedikit, hanya 686 orang, WBP High Risk mempunyai potensi membuat konflik yang lebih besar. Karena pengaruh, pemikiran maupun keahlian yang dimilikinya. (fer/tyo)
15 Napi Narkoba High Risk Dipindahkan Nusakambangan
Selasa 27-11-2018,00:34 WIB
Reporter : Agus Supriyadi
Editor : Agus Supriyadi
Tags :
Kategori :
Terkait
Terpopuler
Jumat 09-01-2026,21:59 WIB
BRI dan Kemenpora Gelar Literasi Keuangan untuk Atlet Berprestasi SEA Games 2025
Sabtu 10-01-2026,09:45 WIB
Polisi Selidiki Pencurian 1 Karung Paket Kurir Ekspedisi di Surabaya
Sabtu 10-01-2026,06:01 WIB
Pimpin PSI Jatim, Bagus Panuntun Tekankan Mental Petarung Kader PSI Jatim
Sabtu 10-01-2026,13:49 WIB
Wajah Baru Delik Perzinahan Pasal 411-412, Pengamat: Bisa Dipidana 1 Tahun
Jumat 09-01-2026,22:14 WIB
Khofifah Gagas Pendidikan Kebangsaan, Lia Istifhama dan TNI Nyatakan Dukungan
Terkini
Sabtu 10-01-2026,20:48 WIB
Lecehkan Santriwati, Anak Pemilik Sebuah Ponpes di Bangkalan Masuk Penjara
Sabtu 10-01-2026,18:46 WIB
Debut Manis Bernardo Tavares, Bawa Persebaya Raih Kemenangan atas Malut United
Sabtu 10-01-2026,18:40 WIB
Sukses, PG Rejo Agung Baru Madiun Catat Giling Terpanjang dan Produksi Gula Tertinggi dalam Sejarah
Sabtu 10-01-2026,18:30 WIB
Ratusan Santri dan Siswa Mojokerto Diduga Keracunan Makanan Bergizi Gratis
Sabtu 10-01-2026,18:22 WIB