Kapolres Gresik Hadiri Haul Ke-128 KH Muhammad Sholih Tsani di Ponpes Qomaruddin Bungah
Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution menghadiri Haul ke-128 KH Muhammad Sholih Tsani di Ponpes Qomaruddin Bungah.--
GRESIK, MEMORANDUM.CO.ID - Ribuan jamaah memadati Pondok Pesantren Qomaruddin, Desa Bungah, Kecamatan Bungah, Kabupaten GRESIK, Kamis, 5 November 2026.
Kehadiran sekitar 5.000 orang undangan dan jamaah dari berbagai daerah ini dalam rangka mengikuti puncak Peringatan Haul KH. Muhammad Sholih Tsani dan Mbah Nyai ke-128.
Kegiatan ini dihadiri jajaran Forkopimda, ulama kharismatik, pimpinan pondok pesantren dari Gresik dan Lamongan, serta unsur TNI-Polri. Kapolres Gresik, AKBP Ramadhan Nasution, hadir langsung di tengah-tengah masyarakat guna memastikan keamanan serta mempererat silaturahmi dengan para tokoh agama dan santri.
BACA JUGA:Sumpah Pemuda 2026, Kapolres Gresik Tanamkan Patriotisme kepada Pelajar Sekolah Rakyat
"Kegiatan ini merupakan wujud nyata kebersamaan dan bentuk silaturahmi kepolisian bersama masyarakat. Kami memastikan seluruh rangkaian acara haul dapat berjalan dengan aman, lancar, dan tertib," ujar AKBP Ramadhan Nasution.

Mini kidi--
Acara diawali dengan pembacaan surat Al-Ikhlas, pembacaan ayat suci Al-Qur'an, dilanjutkan sambutan keluarga besar pondok pesantren yang disampaikan KH. Maksum Lutfillah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu menyukseskan haul serta mengibaratkan para alumni dan santri sebagai lampu penerang yang akan terus memberi manfaat jika senantiasa terhubung dengan pesantren.
BACA JUGA:Minggu Kasih di Gereja, Kapolres Gresik Sampaikan Pesan Damai dan Jaga Kerukunan
Sementara itu, Wakil Bupati Gresik, dr. H. Aslichul Alif, yang hadir mewakili bupati, dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga tiga nilai utama: keikhlasan dalam berjuang, kecintaan pada ilmu dan akhlak, serta pentingnya menjaga persatuan. Pesantren memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi berkarakter mulia.
Pada momen tersebut, turut dilangsungkan penyerahan penghargaan Nugra Jasa Dharma Pustaloka Tahun 2026 atas karya kitab berjudul Hidayah Al-Mubtadi Limasalah Al-Muqtadi.
Puncak acara diisi dengan ceramah agama oleh pengasuh Pondok Pesantren An-Nur Lasem, KH. Abdul Qoyyum Manshur (Gus Qoyyum). Ia mengingatkan pentingnya integritas bagi para ulama dan pejabat agar senantiasa berhati-hati dalam menjaga sumber penghasilan yang halal, serta meneladani keilmuan para muassis hingga akhir hayat.
BACA JUGA:Kapolres Gresik Gelar Safari Subuh, Ajak Warga Jadi Polisi bagi Diri Sendiri
Berkat sinergi pengamanan antara aparat kepolisian dan panitia pelaksana, rangkaian acara yang ditutup dengan pembacaan manaqib oleh Drs. KH. Mudzofar Usman serta tahlil dan doa bersama ini dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
Secara keseluruhan, Haul ke-128 KH. Muhammad Sholih Tsani tidak hanya menjadi agenda tradisi keagamaan tahunan yang memperkuat ikatan historis dan spiritual, tetapi juga menjadi momentum strategis dalam merajut konsolidasi sosial-keagamaan serta memperkuat harmoni antara Polri, ulama, dan masyarakat di Kabupaten Gresik.(Hms/Day)
Sumber:








