sumpah
iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Pemkot Pasuruan Perkuat Identitas Daerah dengan City Branding Religius Modern

Pemkot Pasuruan Perkuat Identitas Daerah dengan City Branding Religius Modern

Wali Kota Adi Wibowo bersama Wakil Wali Kota M Nawawi kompak memperkenalkan city branding Religius Modern sebagi identitas Kota Pasuruan.--

 

PASURUAN, MEMORANDUM.CO.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Pasuruan memantapkan identitas daerah melalui pengenalan city branding “Religius Modern” dalam acara Kumpul Kolaborasi Diseminasi Kota Pasuruan Religius Modern dan Apresiasi Gagasan Kreatif di Taman Mebel Bukir, Rabu 28 Oktober 2026 malam.

Kegiatan tersebut dihadiri Wali Kota Pasuruan Adi Wibowo, didampingi Wakil Wali Kota, Sekda, Ketua DPRD, Ketua TP PKK Kota Pasuruan, serta jajaran kepala perangkat daerah.

Acara ini juga melibatkan berbagai unsur masyarakat, mulai dari komunitas, tokoh masyarakat, karang taruna, hingga organisasi kepemudaan. Mereka mengikuti sesi talk show interaktif yang membahas potensi dan arah pengembangan daerah.

BACA JUGA:Wali Kota Pasuruan Gaungkan Semangat Patriotik, Gigih, dan Berempati di Hari Sumpah Pemuda Ke-98

Rangkaian kegiatan semakin meriah dengan penyerahan penghargaan kepada para pemenang lomba video inovasi dan gagasan kreatif 2026. Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi pemerintah atas partisipasi aktif masyarakat dalam mempromosikan potensi daerah.

Adi Wibowo mengungkapkan, hasil riset persepsi publik menunjukkan masyarakat Kota Pasuruan memiliki tingkat kebanggaan tinggi terhadap daerahnya. Warga menilai kota ini aman, menjunjung tinggi toleransi antarsuku dan umat beragama, serta konsisten menjaga semangat gotong royong.

“Masyarakat Kota Pasuruan juga memiliki rasa bangga yang tinggi terhadap kotanya. Bahkan, mereka tidak sungkan mempromosikan kekhasan Kota Pasuruan agar semakin banyak orang berkunjung,” ujar Mas Adi sapaan akrab wali kota.


Mini kidi--

Menurutnya, perpaduan persepsi positif masyarakat, kekayaan budaya, dan karakter kota yang terbuka menjadi modal kuat untuk menjadikan Kota Pasuruan sebagai salah satu destinasi wisata favorit di Jawa Timur.

Konsep city branding Religius Modern lahir dari kajian mendalam yang mencakup survei kuantitatif, wawancara kualitatif, hingga kajian literatur. Konsep tersebut memadukan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi Kota Santri dengan dinamika Kota Pasuruan sebagai kawasan niaga pesisir utara Jawa yang multikultural dan inklusif.

“Religius modern menjadi gambaran bagaimana Kota Pasuruan tumbuh dengan kekhasan Islam yang kuat, tetapi tetap relevan mengikuti perkembangan zaman, terbuka terhadap perubahan, serta mampu menerima inovasi untuk kemajuan kota,” jelas Mas Adi.

BACA JUGA:Mas Adi Dorong Karang Taruna Kota Pasuruan Aktif Berdayakan Pemuda dan Tangani Masalah Sosial

Sebagai representasi visual, city branding tersebut diterjemahkan melalui enam elemen utama, yakni nilai religius, tradisi pesisir, tugu kota, bahari, multikultural, hingga kuliner khas bipang. Warna hijau mendominasi identitas visual untuk memperkuat karakter religius Kota Pasuruan.

Melalui diseminasi hasil riset 2025 ini, Adi berharap city branding tidak sekadar menjadi identitas visual, tetapi juga dipahami dan dihidupkan oleh seluruh elemen masyarakat.

Sumber: