Warga Binaan Lapas Jember Asah Keterampilan Potong Rambut untuk Pegawai
Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Jember Asah Ilmu Potong Rambut--
JEMBER, MEMORANDUM.CO.ID - ​Di balik tembok pembinaan, harapan baru terus dirajut. Proses pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA JEMBER kembali membuahkan momen hangat dan inspiratif. Para warga binaan menunjukkan keahlian tangan mereka dalam kegiatan praktik potong rambut yang dipersembahkan khusus bagi para pegawai lapas, Kamis 29 Oktober 2026.
​Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas pangkas rambut biasa, melainkan panggung kecil bagi para warga binaan untuk menguji mental, mengasah ketelitian, sekaligus meruntuhkan keraguan diri. Melalui interaksi langsung dalam memberikan pelayanan, mereka belajar bagaimana membangun kembali rasa percaya diri yang nantinya menjadi modal sosial teramat berharga saat kembali ke tengah masyarakat.
​Kepala Seksi Kegiatan Kerja (Kasi Giatja) Lapas Kelas IIA Jember, Salim, mengungkapkan bahwa program pembinaan keterampilan dirancang untuk menyalakan kembali asa para warga binaan. Melalui keahlian nyata seperti tata rambut, mereka dipersiapkan agar memiliki kemandirian ekonomi kelak.
BACA JUGA:Lapas Jember Geledah Blok Hunian dan Tes Urine Acak, Seluruh Sampel Negatif Narkoba
​"Melalui kegiatan ini, kami memberikan ruang bagi warga binaan untuk mempraktikkan langsung ilmu yang telah mereka pelajari. Harapannya sederhana namun bermakna besar: keterampilan ini menjadi bekal kokoh bagi mereka untuk mencari nafkah secara mandiri atau bahkan merintis usaha sendiri setelah bebas nanti," ujar Salim dengan penuh optimisme.

Mini kidi--
​Senada dengan hal tersebut, salah seorang warga binaan yang terlibat dalam kegiatan ini tak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Kesempatan untuk melayani para pegawai memberikan suntikan semangat tersendiri baginya untuk terus belajar dan memperbaiki diri.
​"Senang sekali rasanya bisa mempraktikkan langsung keterampilan yang sudah kami pelajari di sini dan memberikan hasil yang terbaik bagi pegawai. Semoga kemampuan ini terus terasah, menjadi berkah, dan benar-benar menjadi jalan terang bekal hidup saya setelah bebas nanti," ungkapnya dengan binar mata penuh harap.
​Kegiatan potong rambut ini menjadi potret humanis bahwa Lapas Jember tidak hanya menjalankan fungsi pemasyarakatan secara administratif, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai kemanusiaan. Lewat pembinaan yang tepat sasaran, para warga binaan dibimbing untuk menatap masa depan dengan kepala tegak, siap berkarya, dan diterima kembali oleh masyarakat dengan penuh kehormatan.(edy)
Sumber:










