UINSA Lantik Tiga Wakil Rektor, Bidik Top 3 PTKIN dan Reputasi Global
Pelantikan tiga wakil rektor baru UINSA Surabaya yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98.--
SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya membidik posisi tiga besar Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) sekaligus mempercepat peningkatan reputasi global melalui penguatan kepemimpinan, daya saing akademik, dan transformasi digital.
Target tersebut menjadi salah satu penekanan Rektor UINSA Surabaya Prof. Masdar Hilmy saat melantik tiga wakil rektor baru bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu 28 Oktober 2026.
Tiga pejabat yang dilantik yakni Prof Dr. Ahmad Zaini M.A. sebagai Wakil Rektor (Warek) Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr Ali Mustofa MPd sebagai Warek Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan, serta Dr Muhammad Saiful Bahar sebagai Warek Bidang Kemahasiswaan dan Kerja Sama.
BACA JUGA:Prof Masdar Hilmy Kembali Pimpin UINSA, Bidik Reputasi Kampus di Level Dunia
Di hadapan jajaran pimpinan dan sivitas akademika, Masdar menegaskan bahwa jabatan wakil rektor bukan sekadar posisi struktural. Amanah tersebut menuntut kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan kampus, mulai dari persoalan internal hingga persaingan global dan perkembangan teknologi digital.
"Saya yakin seyakin-yakinnya panjenengan terlantik, dengan modalitas yang panjenengan miliki, pengalaman yang panjenengan miliki, saya yakin bisa mengemban amanah ini," ujar Masdar.

Mini kidi--
Menurutnya, terdapat empat tantangan utama yang harus menjadi perhatian jajaran pimpinan baru. Pertama, menjaga soliditas internal agar seluruh elemen kampus bergerak menuju tujuan yang sama.
Masdar mengingatkan agar kepentingan pribadi tidak menjadi dasar pengambilan kebijakan. Sebaliknya, setiap keputusan harus mengutamakan kepentingan institusi dan kemaslahatan bersama.
"Kita bekerja dalam rumah bersama, rumah besar yang bernama UIN Sunan Ampel Surabaya. Di dalamnya terdapat banyak sekali karakter manusia," ucapnya.
Ia berharap jajaran wakil rektor mampu memperkuat kohesi sosial sehingga perbedaan karakter dan pandangan di lingkungan kampus tidak menghambat pencapaian tujuan bersama.
BACA JUGA:Pilrek UINSA Masuk Tahap Penilaian, IKA Ingatkan Senator Jangan Terjebak Kepentingan Kelompok
Tantangan kedua berkaitan dengan persaingan antarperguruan tinggi. UINSA dituntut mempercepat pencapaian prestasi sekaligus memperkuat daya saing di tingkat regional.
Masdar secara khusus menargetkan UINSA mempertahankan posisinya di jajaran Top 3 PTKIN. Target tersebut membutuhkan kerja bersama, keterbukaan, serta kinerja terukur dari seluruh unsur kampus.
Sumber:










