Pengeboran Migas PT BGP Indonesia Sisir Kecamatan Turi Lamongan
Aktivitas survei seismik Lamtoro terpantau mulai melakukan pengeboran dan pemeriksaan kondisi geologi bawah permukaan tanah di Kecamatan Turi, Lamongan--
LAMONGAN, MEMORANDUM.CO.ID - Aktivitas survei seismik Lamtoro mulai terpantau meluas di Kabupaten Lamongan sebagai tahapan awal eksplorasi untuk memetakan potensi cadangan minyak dan gas bumi (migas).
Petugas teknis dari PT BGP Indonesia terlihat mulai melakukan pengeboran dan pemeriksaan kondisi geologi bawah permukaan tanah di Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.
Survei dengan metode perekaman gelombang pantul lapisan batuan ini ditargetkan menyasar area masif mencakup 234 desa di 19 kecamatan di Lamongan, serta meluas hingga 2 kecamatan di Tuban dan 16 kecamatan di Bojonegoro.
BACA JUGA:Pakar Hukum Unair Bongkar Celah RUU Migas, Risiko Pidana Direksi Disorot
Sekretaris Daerah (Sekda) Lamongan, M Nalikan, membenarkan adanya pergerakan masif proyek energi nasional tersebut di wilayahnya.

Mini kidi--
"Iya benar, ini kegiatan survei seismik," ujar Nalikan saat dikonfirmasi, Sabtu 24 Oktober 2026.
Ia menjelaskan bahwa operasional tersebut bertujuan memperoleh gambaran akurat mengenai kondisi bawah permukaan bumi guna mendeteksi struktur jebakan hidrokarbon.
BACA JUGA:Sopir Towing Minta BBM Subsidi, Pertamina Jatimbalinus Sebut Masih Dievaluasi BPH Migas
Di sisi lain, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi mengingatkan masyarakat agar tidak termakan isu sepihak maupun spekulasi berlebihan mengenai temuan lumbung migas baru. Yuhronur menegaskan bahwa potensi tersebut belum mutlak karena proses pengolahan dan integrasi data geologi masih berjalan.
BACA JUGA:Kebut Target Hulu Migas, SKK Migas–KKKS Jabanusa Perkuat Sinergi dengan Media Jawa Timur
"Memang benar ada kegiatan survei, tapi hasilnya masih belum ada kompilasi secara final dan komprehensif. Kita terus berdoa dan berharap semoga seismik Lamtoro ini dapat sukses sebagaimana yang diharapkan," tegas Yuhronur.
Hingga kini, proyek eksplorasi yang digarap PT BGP Indonesia tersebut masih berada pada tahapan awal yang meliputi perizinan, sosialisasi, topografi, pendataan awal, hingga pengeboran preloading dan recording.
BACA JUGA:SKK Migas Medco Energi Silaturahmi dengan Jurnalis Pamekasan, Perkuat Sinergi dan Edukasi Migas
Sumber:










