iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

170 Guru PAUD Surabaya Dilatih Tangani Anak Berkebutuhan Khusus

170 Guru PAUD Surabaya Dilatih Tangani Anak Berkebutuhan Khusus

Bunda PAUD Kota Surabaya Rini Indriyani membuka pelatihan Sapa Inklusi PAUD 2026 untuk meningkatkan kompetensi guru.-Arif Alfiansyah-

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Universitas Negeri Surabaya (UNESA) melatih 170 guru PAUD melalui program Sapa Inklusi PAUD 2026 untuk meningkatkan kompetensi dalam mendampingi anak berkebutuhan khusus, Rabu 14 Oktober 2026.

BACA JUGA:100 Guru PAUD di Surabaya Terima Kacamata Gratis

Pelatihan berlangsung pada 14, 19, dan 20 Oktober 2026. Kegiatan dibuka Bunda PAUD Kota Surabaya, Rini Indriyani, di Auditorium Gedung W1 Kampus UNESA Lidah Wetan.


Mini kidi--

Rini menegaskan setiap anak berhak memperoleh layanan pendidikan yang setara, termasuk anak berkebutuhan khusus. 

Karena itu, guru PAUD perlu memiliki kompetensi dan kesabaran dalam mendampingi anak-anak inklusi.

BACA JUGA:Targetkan 100 Persen Anak Masuk PAUD, Pemkot Surabaya Sisir Warga Usia 5–6 Tahun Belum Sekolah

Ia menyebut kebutuhan layanan PAUD inklusi di Surabaya masih tinggi. 

Saat ini, Pemkot Surabaya memiliki PAUD Seruni di Rumah Anak Prestasi (RAP), tetapi jumlahnya dinilai belum mencukupi.

BACA JUGA:Bhabinkamtibmas Lidah Kulon Hadiri Raker Bunda PAUD, Dorong Terwujudnya Sekolah Ramah Anak

"Semoga ke depan kami bisa membangun sekolah inklusi PAUD yang lebih banyak lagi," ujarnya.

Sementara itu, Wakil Rektor I UNESA Martadi menegaskan pembangunan kualitas sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini. Guru PAUD memiliki peran strategis dalam membentuk generasi masa depan.


Gempur Rokok Illegal--

Sebagai dukungan, UNESA berencana membuka peluang beasiswa studi lanjut S2 hingga S3 bagi guru PAUD. UNESA juga akan menerjunkan mahasiswa Pendidikan Luar Biasa (PLB) ke lembaga PAUD untuk mempercepat transfer pengetahuan tentang pendidikan inklusif. (alf)

Sumber: