KAI Daop 7 Madiun Bangun 13 Pos Jaga Perlintasan, 3 Ada di Tulungagung
Pembangunan pos jaga perlintasan sebidang.--
TULUNGAGUNG, MEMORANDUM.CO.ID - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 7 Madiun memperkuat komitmennya dalam menjaga keamanan perjalanan kereta api serta masyarakat sekitar melalui percepatan peningkatan keselamatan di perlintasan sebidang. Upaya ini direalisasikan melalui pembangunan fasilitas pendukung, penguatan penjagaan, serta kolaborasi intensif bersama pemerintah dan masyarakat.
Manager Humas Daop 7 Madiun, Tohari, menegaskan bahwa keselamatan merupakan prioritas utama dalam seluruh operasional perkeretaapian. Penanganan perlintasan sebidang dilakukan secara terukur berdasarkan pemetaan kondisi dan tingkat kebutuhan di lapangan.
"Setiap lokasi memiliki karakteristik yang berbeda sehingga penanganannya dilakukan secara terukur agar peningkatan keselamatan dapat berjalan efektif dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Tohari, Jumat 9 Oktober 2026.
Sebagai bagian dari program nasional yang mencakup 190 titik prioritas peningkatan keselamatan tahun 2026 di berbagai wilayah operasi KAI, wilayah Daop 7 Madiun mendapatkan alokasi sebanyak 13 titik. Pekerjaan yang saat ini tengah direalisasikan meliputi pembangunan pos jaga perlintasan sebidang.

Mini kidi--
Ke 13 titik pembangunan pos jaga perlintasan sebidang yaitu:
1. Jalur Perlintasan Langsung (JPL) 295 KM 200+303 antara Stasiun Minggiran-Papar.
2. JPL 299A KM 206+105 antara Stasiun Papar-Purwoasri.
3. JPL 301 KM 210+243 antara Stasiun Purwoasri-Kertosono.
4. JPL 303 KM 211+793 antara Stasiun Purwoasri-Kertosono.
5. JPL 294A KM 199+645 antara Stasiun Minggiran-Papar.
6. JPL 266 KM 174+122 antara Stasiun Kras-Ngadiluwih.
7. JPL 218 KM 138+131 antara Stasiun Rejotangan-Ngunut.
Sumber:









