Cegah Bangunan Bermasalah, DPRD Lamongan Sidak Proyek TK Babat-Pucuk
Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lamongan menggelar sidak proyek pembangunan Taman Kanak-Kanak (TK) di Kecamatan Babat dan Pucuk.--
LAMONGAN, MEMORANDUM.CO.ID - Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lamongan menggelar sidak proyek pembangunan sarana dan prasarana pendidikan Taman Kanak-Kanak (TK) di dua wilayah, yakni Kecamatan Babat dan Kecamatan Pucuk, Kamis 8 Oktober 2026.
BACA JUGA:Pelajar Jadi Pelaku Balap Liar, Polisi Datangi Sekolah untuk Mencegah
Langkah agresif ini diambil guna menguji kelayakan fisik proyek serta memastikan bangunan ramah anak tersebut bebas dari malapraktik konstruksi.
Dua titik yang menjadi fokus pengawasan ketat legislator adalah TK Muslimat Thoriqotul Hidayah di Desa Tanggungan, Kecamatan Pucuk, dan TK Taman Indria di Kecamatan Babat.
BACA JUGA:Bupati Lamongan Lepas 8 Kontingen Forbasi, Targetkan Juara di Kejurda Surabaya
Anggota dewan menyisir setiap sudut bangunan demi memastikan proyek rampung tepat waktu dan aman dari risiko roboh.

Mini kidi--
Dalam pengawasan lapangan tersebut, Komisi C membongkar dan mengecek secara detail kualitas material, ketepatan volume pengerjaan, hingga ketersediaan fasilitas pendukung seperti ruang kelas dan area bermain anak.
Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Lamongan, Mahfud Shodiq menegaskan bahwa konstruksi fisik PAUD/TK wajib memenuhi standar keamanan tertinggi karena menyangkut keselamatan nyawa siswa dan guru.
BACA JUGA:SHM Mangrove Klayar Terbit, Kejari Lamongan Buka Peluang Tersangka dari BPN
Pihaknya enggan kecolongan oleh pihak ketiga yang sengaja memangkas kualitas demi meraup keuntungan sepihak.

Gempur Rokok Illegal--
Di sisi lain, pihak sekolah menyambut baik kontrol ketat ini demi menghindari potensi sengketa atau bangunan mangkrak di kemudian hari. Mereka berharap intervensi parlemen ini dapat menekan kontraktor agar mempercepat penyelesaian gedung tanpa mengurangi mutu.
Melalui fungsi pengawasan ini, Komisi C DPRD Lamongan berkomitmen untuk terus mengawal ketat alokasi anggaran pendidikan di seluruh wilayah Lamongan demi mewujudkan sarana pembelajaran yang transparan dan berkualitas.
Sumber:









