iklan umroh banner
iklan ucapan polri-2
pupuk
iklan ulta memorandum

Makanan Utuh vs Makanan Olahan, Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?

Makanan Utuh vs Makanan Olahan, Mana yang Lebih Sehat untuk Tubuh?

Perbandingan makanan utuh dan olahan yang memengaruhi kesehatan tubuh jangka panjang. --Sumber: trigger.id

SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID – Makanan utuh lebih dianjurkan untuk mendukung kesehatan tubuh karena kaya serat dan minim proses pengolahan, sedangkan konsumsi makanan ultra-proses perlu dibatasi, terutama yang tinggi gula, garam, dan lemak.

BACA JUGA:Cara Menyimpan Makanan agar Tidak Cepat Basi, Jangan Asal Masuk Kulkas

Fenomena konsumsi makanan praktis kian mendominasi gaya hidup masyarakat modern. 

Meski menghemat waktu, kebiasaan mengonsumsi makanan olahan secara berlebihan perlu diwaspadai karena dapat berdampak terhadap kesehatan jangka panjang.


Mini kidi--

Makanan utuh (whole foods) merupakan bahan pangan yang minim proses pengolahan, seperti sayuran segar, buah-buahan, biji-bijian, dan daging segar. 

BACA JUGA:Tak Hanya Makanan, 5 Minuman Ini Juga Mengandung Zat Besi Tinggi

Sementara itu, makanan olahan telah melalui berbagai tahap pengolahan dan dapat mengandung bahan tambahan, termasuk pengawet.

BACA JUGA:Waspada! Deretan Makanan dan Minuman Ini Diam-Diam Bisa Merusak Kesehatan Tulang

Pada makanan ultra-proses, seperti mi instan, sosis, dan camilan kemasan, kandungan natrium, gula, serta lemak jenuh umumnya perlu diperhatikan. Konsumsi berlebihan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular.


Gempur Rokok Illegal--

Sebaliknya, makanan utuh yang kaya serat alami membantu menjaga kesehatan pencernaan, mempertahankan kestabilan kadar gula darah, serta memberikan rasa kenyang lebih lama.

BACA JUGA:Usai Lebaran, Ini Menu Makanan Sehat Praktis untuk Detoks Tubuh setelah Banyak Makan Santan

Meski demikian, makanan kemasan tidak harus sepenuhnya dihindari. Prinsip yang lebih penting adalah menerapkan pola makan seimbang dengan mengutamakan bahan pangan segar sebagai bagian terbesar dalam piring harian. (*/mg-1)

Sumber: