Blar-Blar Mega Carnival Desa Dukuh Kediri Angkat UMKM dan Potensi Desa Wisata
Panitia Blar-Blar Mega Carnival Desa Dukuh berkoordinasi dengan Polres Kediri.--
KEDIRI, MEMORANDUM.CO.ID – Pemerintah Desa Dukuh, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri, bakal menggelar Blar-Blar Mega Carnival pada Sabtu 10 Oktober 2026 sebagai momentum menggerakkan UMKM sekaligus mempromosikan potensi Desa Dukuh sebagai desa wisata.
Festival budaya tersebut diselenggarakan untuk memperingati HUT ke-81 RI dan diikuti 35 kontingen yang menampilkan beragam kreativitas budaya.
BACA JUGA:Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Kapolres Kediri Rayakan Kemenangan Bersama Ribuan Warga
Seluruh peserta akan melintasi rute yang telah ditentukan dan mengakhiri pawai di Kampung Katresnan, kawasan yang tengah dikembangkan sebagai destinasi wisata baru di Desa Dukuh.

Mini kidi--
Ketua Panitia Blar-Blar Mega Carnival, Manon Kusiroto, mengatakan panitia berfokus menjaga efisiensi waktu agar kegiatan tidak berlangsung hingga larut malam. Untuk memastikan ketertiban dan ketepatan jadwal, panitia berkoordinasi dengan pihak kepolisian.
"Setiap peserta dikawal oleh satu personel kepolisian. Pengawalan ini bertujuan untuk mengatur jarak dan durasi tampil agar sesuai dengan jadwal," ujar Manon, Kamis 8 Oktober 2026.
Menurut Manon, kehadiran petugas pada setiap kontingen juga menjadi langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
"Jika terjadi kondisi darurat, seperti keributan atau tindak kriminal, petugas dapat bertindak dengan cepat," katanya.
BACA JUGA:Polres Kediri Resmikan Kampung Inggris Mengajar, Generasi Muda Dibentengi Narkoba dan Tawuran
Selain hiburan dan keamanan, karnaval tersebut dirancang memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat. Puluhan pelaku UMKM dapat memanfaatkan momentum festival untuk menjajakan produk mereka.
Panitia membebaskan biaya lapak bagi warga lokal Desa Dukuh. Sementara pedagang dari luar desa dikenai retribusi melalui pembelian stiker resmi.
"Kami ingin menciptakan perputaran ekonomi selama festival berlangsung. Pengunjung tidak hanya menonton, tetapi juga dapat berbelanja produk-produk lokal," tutur Manon.
BACA JUGA:Polisi Intensifkan Patroli di Objek Wisata Kediri, Antisipasi Lonjakan Wisatawan
Sumber:









