Kenali Dampak Negatif Doomscrolling dan Cara Mengatasinya
Ilustrasi kebiasaan scrolling ponsel sebelum tidur yang membuat pengguna lupa waktu. --
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID — Apakah Anda sering mendapati diri Anda terus-menerus menggulir layar ponsel (scrolling) selama berjam-jam untuk membaca berita-berita buruk, bencana, atau konflik global? Jika ya, Anda mungkin sedang mengalami fenomena psikologis yang disebut doomscrolling.
BACA JUGA:Rehabilitasi 180 Pecandu, BNNK Pasuruan: Ada Narkoba Jenis Baru yang Beredar

Mini kidi--
Meskipun didorong oleh rasa penasaran untuk tetap waspada terhadap situasi luar, kebiasaan ini justru berdampak sangat merusak bagi kesehatan mental.
Membaca informasi negatif secara berlebihan memicu otak memproduksi hormon stres secara konstan, yang berujung pada kecemasan akut, perasaan putus asa, hingga gangguan tidur (insomnia).
BACA JUGA:Ketika Game Jadi Orang Ketiga (5): Realita Pahit Pecandu Game

Gempur Rokok Illegal--
Berikut beberapa langkah taktis untuk memutus siklus doomscrolling, di antaranya:
1. Membatasi waktu layar (screen time) menggunakan fitur bawaan ponsel.
2. Mematikan notifikasi aplikasi berita atau media sosial di luar jam tertentu.
3. Menerapkan aturan bebas gawai (digital detox) minimal satu jam sebelum tidur malam guna mengistirahatkan saraf otak dari gelombang informasi negatif.
Sumber:







