Membaca 15 Menit Sehari Jadi Tren, Ini Manfaatnya bagi Generasi Muda
Ilustrasi generasi muda membaca buku sebagai kebiasaan positif sehari-hari.--Artificial Intelligence (AI)
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kebiasaan membaca selama 15 menit setiap hari mulai diterapkan generasi muda di tengah derasnya arus media sosial dan konten video berdurasi singkat.
Membaca dalam waktu singkat dinilai lebih mudah dijadikan rutinitas karena tidak menuntut seseorang menyelesaikan satu buku dalam sehari.

Mini kidi--
Waktu sebelum tidur, saat perjalanan, atau ketika menikmati kopi pada pagi hari dapat dimanfaatkan untuk membaca.
BACA JUGA:Mengapa Membaca Buku Masih Penting di Era Media Sosial?
Durasi 15 menit juga dapat menjadi langkah awal membangun konsistensi.
Dengan kecepatan membaca rata-rata, seseorang dapat menyelesaikan sekitar 8-15 halaman dalam waktu tersebut. Buku setebal 250 halaman pun berpotensi selesai sekitar satu bulan apabila dilakukan secara rutin.
Selain menambah wawasan, membaca secara teratur dapat membantu melatih konsentrasi dan fokus.
Kebiasaan ini juga menjadi alternatif untuk mengurangi penggunaan gawai secara berlebihan serta memberikan waktu bagi tubuh dan pikiran untuk beristirahat.
BACA JUGA:Renovasi Istana Gebang Hadirkan Patung Bung Karno Membaca Buku
Agar mudah diterapkan, waktu membaca sebaiknya ditentukan secara tetap, misalnya pada pagi hari, waktu istirahat, atau sebelum tidur.
Jenis bacaan juga dapat disesuaikan dengan minat. Novel, komik, biografi, hingga buku pengembangan diri dapat menjadi pilihan selama membuat aktivitas membaca terasa menyenangkan.
BACA JUGA:Pemkot Surabaya Ajak Orang Tua Tanamkan Literasi Anak Lewat Membaca Nyaring
Sumber:







