Kasus ISPA di Lamongan Meledak Tembus 2.500 Pasien, Ini Tiga Kecamatan Terparah
Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Lamongan--
LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, melonjak tajam dalam enam minggu terakhir akibat cuaca kering ekstrem dan polusi debu yang memburuk.
Dinas Kesehatan (Dinkes) Lamongan mencatat ledakan tertinggi terjadi pada minggu ke-36 tahun 2026, di mana jumlah penderita menembus 2.549 pasien dalam sepekan, naik signifikan dari minggu ke-33 yang mencatat 1.970 kasus.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Lamongan, dr. Yany Khairurakhmawati, membenarkan adanya tren kenaikan yang konsisten dari seluruh fasilitas kesehatan (faskes).
BACA JUGA:Terkepung Debu, 2.500 Warga Lamongan Terserang ISPA

Mini kidi--
Berdasarkan data resmi, fluktuasi kasus selama enam minggu terakhir menunjukkan grafik yang terus merangkak naik sejak pertengahan Agustus:
Minggu 31: 2.218 kasus
Minggu 32: 2.071 kasus
Minggu 33: 1.970 kasus
Minggu 34: 2.095 kasus
Minggu 35: 2.319 kasus
Minggu 36: 2.549 kasus
BACA JUGA:Kasus ISPA Kota Pasuruan Naik 21,26 Persen, Agustus Capai 6.176 Kasus
Tiga wilayah kecamatan mencatat akumulasi kasus terparah, yakni Kecamatan Mantup dengan 390 kasus, disusul Kecamatan Kembangbahu sebanyak 312 kasus, dan Kecamatan Babat dengan 292 kasus.
Sumber:







