Pemkab Pasuruan Masifkan Command Center 112, Layanan Tanggap Darurat 24 Jam
Kegiatan di ruang Command Center 112 Kabupaten Pasuruan.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Pasuruan mengoptimalkan layanan Kedaruratan Command Center 112 untuk merespons berbagai aduan darurat warga secara cepat dan terintegrasi.
Layanan bebas pulsa yang diresmikan Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo pada Juni lalu tersebut mengintegrasikan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk mempercepat penanganan di lapangan.
Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Pasuruan Firdaus Handara menjelaskan, layanan tersebut didukung fasilitas operasional dan petugas yang bekerja selama 24 jam. “Kami berharap kehadiran layanan ini dapat memberikan respons publik yang lebih cepat, terkoordinir dan terintegrasi. Fasilitas pendukung juga akan terus kami upgrade,” ujar Firdaus, Selasa 15 September 2026.
BACA JUGA:Satgas Pangan Sidak Pasar Bangil Pasuruan, Pastikan Stok Beras Aman

Mini kidi--
Layanan Command Center 112 didukung 15 petugas Call Taker atau operator penerima aduan dan 26 petugas Dispatcher atau verifikator serta penerus tiket aduan yang bekerja bergantian maksimal delapan jam sehari.
Cakupan laporan meliputi ambulans gawat darurat, kebakaran, kecelakaan lalu lintas, kriminalitas, pohon tumbang, hewan berbisa, bencana, hingga masalah sosial.
Dukungan lintas OPD melibatkan Dinas Kesehatan, RSUD Bangil dan Grati, Satuan Polisi Pamong Praja, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya dan Bina Marga, hingga Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
BACA JUGA:Cegah Karhutla Meluas, Polsek Nongkojajar Perketat Pengawasan di Perbatasan Pasuruan

Gempur Rokok Illegal--
Berdasarkan data Diskominfo, sepanjang Agustus 2026 tercatat 1.653 panggilan masuk, dengan rincian 1.178 panggilan terjawab dan 475 panggilan terputus otomatis.
Selain itu, tercatat 862 total laporan yang terdiri atas 169 aduan normal, 369 prank, 196 panggilan kosong atau ghost, dan 128 permintaan informasi.
“Dari laporan valid tersebut, terdapat 169 insiden yang ditangani, didominasi oleh kasus kebakaran (45 kejadian), gangguan PJU (27 kejadian), kecelakaan (21 kejadian), evakuasi hewan liar (11 kejadian), serta penjemputan pasien (9 kejadian). Wilayah dengan sebaran laporan terbanyak meliputi Kecamatan Gempol, Bangil, Pandaan, Kraton, dan Beji,” pungkas Firdaus Handara. (kd/mh)
Sumber:







