Persebaya Pantau Kebugaran Pemain Jelang Hadapi PSIM Yogyakarta di Surabaya
Aksi penyerang sayap Persebaya Miguel Pereira memainkan bola.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Persebaya mengalihkan fokus menghadapi PSIM Yogyakarta pada pekan kedua Super League 2026/2027 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Minggu 13 September 2026, dengan memantau kebugaran pemain untuk menentukan strategi.
Hasil imbang pada laga perdana Super League 2026/2027 menghadapi Bhayangkara FC tidak membuat anak asuh Bernardo Tavares bersedih.
Seluruh pemain dan jajaran pelatih langsung mengalihkan fokus menatap laga kandang menghadapi PSIM Yogyakarta sekaligus menargetkan kemenangan perdana.
BACA JUGA:Persebaya Raih Hasil Imbang, Bernardo Tavares Soroti Cuaca Panas dan Angin Kencang

Mini kidi--
Pelatih Persebaya Bernardo Tavares menyebut kesiapan fisik pemain utama menjadi tantangan tersendiri bagi pelatih dalam meramu taktik.
"Sekarang kami perlu melihat bagaimana kondisi para pemain karena beberapa pemain belum 100 persen fit."
"Beberapa dari mereka tidak bisa berpartisipasi dalam pertandingan ini, sementara pemain lainnya harus keluar karena cedera," ujar Bernardo Tavares.
Tavares lebih memilih memantau laporan medis para pemain sebelum merancang skema permainan.
BACA JUGA:Terdampak Erupsi Gunung Anak Krakatau, Persebaya Pulang via Jalur Darat dan Laut

Gempur Rokok Illegal--
Kejelasan mengenai siapa yang siap diturunkan dan siapa yang wajib beristirahat menjadi acuan mendasar dalam penetapan strategi.
"Setelah kami mengetahui siapa yang bisa bermain dan siapa yang tidak, kami akan mencoba menyusun rencana," pungkasnya.
Selain itu, Tavares mengungkapkan dukungan Bonek dan Bonita di GBT menjadi bahan bakar bagi Persebaya untuk bertanding secara maksimal.
"Saya pikir sangat penting adalah Bonek dan Bonita datang ke stadion dan memberikan dukungan kepada tim serta para pemain," tuturnya.
Melihat komposisi pemain PSIM Yogyakarta musim ini, Tavares tidak menganggap sebelah mata dan meyakini kedalaman skuat lawan mampu merepotkan Bajol Ijo di kandang.
"Mereka juga kehilangan seorang pemain dan mereka mendatangkan pemain-pemain bagus," tutupnya. (yat)
Sumber:







