Libur Maulid Nabi, 28.660 Penumpang Diproyeksikan Naik Kereta dari Stasiun Malang
Para penumpang berada di Stasiun Malang menjelang keberangkatan kereta api.--
MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Sebanyak 28.660 pelanggan diproyeksikan menggunakan kereta api melalui Stasiun Malang selama periode libur Maulid Nabi Muhammad SAW pada 21–25 Agustus 2026, Selasa 25 Agustus 2026,
Dari total tersebut, 13.203 pelanggan diperkirakan berangkat dari Stasiun Malang, sedangkan 15.457 pelanggan tercatat sebagai pelanggan yang tiba. Jumlah tersebut masih dapat bertambah karena penjualan tiket kereta api, terutama perjalanan jarak jauh, masih berlangsung.

Mini kidi--
“Pergerakan pelanggan selama periode 21–25 Agustus 2026 menunjukkan aktivitas perjalanan masyarakat cukup signifikan. Kereta api menjadi salah satu pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, bebas dari kepadatan lalu lintas di jalan raya,” terang Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono.
Selain layanan kereta api, kemudahan mobilitas pelanggan didukung melalui integrasi transportasi umum di Stasiun Malang. KAI mendorong konektivitas antarmoda melalui integrasi layanan kereta api dengan Bus Trans Jatim.
Hal tersebut diharapkan dapat mempermudah pelanggan melanjutkan perjalanan dari dan menuju Stasiun Malang sehingga perjalanan menggunakan transportasi publik menjadi semakin mudah, praktis, dan terhubung.
BACA JUGA:Semarak HUT ke-81 RI, Livery Merah Putih Hiasi Kereta Api Daop 8 Surabaya
Untuk mendukung kelancaran, KAI Daop 8 Surabaya terus mengoptimalkan pelayanan di stasiun. Petugas disiagakan untuk membantu memberikan informasi dan pelayanan kepada pelanggan.
“Kami mengajak pelanggan untuk merencanakan perjalanan sejak awal. Memastikan kembali jadwal dan tiket perjalanan, serta memanfaatkan layanan KAI yang tersedia. Dengan persiapan yang baik, kami berharap perjalanan pelanggan selama momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW berlangsung aman, nyaman, lancar, dan menyenangkan,” lanjut Mahendro.

Gempur Rokok Illegal--
KAI juga mengimbau pelanggan hadir di stasiun sesuai waktu yang telah ditentukan dan memperhatikan informasi perjalanan yang disampaikan melalui kanal resmi KAI. Pelanggan juga dapat memanfaatkan aplikasi Access by KAI untuk melakukan berbagai kebutuhan perjalanan. (edr)
Sumber:







