iklan HUT R!

Dalam Sehari Dua Kebakaran Terjadi, Polres Lamongan Bantu Pemadaman

Dalam Sehari Dua Kebakaran Terjadi, Polres Lamongan Bantu Pemadaman

Personel Polres Lamongan melalui jajaran Polsek membantu pemadaman kebakaran bersama petugas damkar.--

LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Personel Polres Lamongan melalui jajaran Polsek membantu penanganan dan pemadaman dua kebakaran yang terjadi dalam sehari bersama petugas Pemadam Kebakaran (Damkar), Senin 17 Agustus 2026.

Kasi Humas Polres Lamongan Ipda M Hamzaid membenarkan adanya dua kejadian kebakaran tersebut.

“Peristiwa pertama terjadi pada Senin, (17/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB, berupa kebakaran rumpun bambu (barongan) di Dusun Tikung, Desa Bakalanpule, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan,” terangnya.

BACA JUGA:Polres Lamongan Bagikan 2.000 Bendera Merah Putih di 27 Titik Sambut HUT Ke-81 kemerdekaan RI


Mini kidi--

Petugas jaga Polsek Tikung yang menerima laporan dari warga langsung menghubungi petugas Damkar Lamongan dan bersama-sama melakukan upaya pemadaman. Api berhasil dipadamkan seluruhnya pada pukul 14.55 WIB.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa dan kerugian materiil nihil. Kebakaran diduga terjadi akibat aktivitas pembakaran sampah.

“Sementara itu, kebakaran kedua terjadi pada hari yang sama sekitar pukul 13.15 WIB di sebuah gudang bekas/kosong di Dusun Ngesong, Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan,” lanjutnya.

Kejadian diketahui ketika Kapolsek Brondong Iptu Ahmad Zainuddin dan anggota patroli melihat asap hitam membubung tinggi.

Petugas kemudian mendatangi lokasi dan mendapati adanya kebakaran pada bangunan gudang kosong tersebut.

BACA JUGA:Direksi Memorandum Kunjungi Diskominfo Lamongan, Sinergi Lawan Hoaks dan Perkuat Informasi


Gempur Rokok Illegal--

Petugas selanjutnya menghubungi Damkar dan bersama-sama melakukan pemadaman hingga api berhasil dipadamkan.

“Akibat kejadian tersebut, gudang kosong mengalami kerusakan dengan kerugian materiil ditaksir sekitar Rp 10 juta. Tidak terdapat laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” tambahnya.

“Respons cepat personel kepolisian bersama petugas Damkar dalam kedua kejadian tersebut dilakukan sebagai langkah antisipasi agar api tidak meluas dan membahayakan masyarakat maupun lingkungan sekitar,” tutupnya. (pul)

Sumber: