Buka Peluang Tambah Pemain Asing, Bernardo Tavares Enggan Gegabah
Walber Mota bersama Miguel Pereira menjadi pemain asing Persebaya untuk Super League musim 2026/2027.--
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, membuka peluang menambah pemain asing untuk mengarungi kompetisi Super League 2026/2027, tetapi enggan tergesa-gesa mengambil keputusan.
Saat ini Persebaya baru mengamankan 10 nama yang terdiri dari Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Walber Mota, Jefferson Silva, Gledson Paixao, Francisco Rivera, Diogo Ramalho, Alex Martins, Miguel Pereira, serta Yann Mabella.
Berdasarkan aturan kompetisi musim ini, setiap klub berhak mendaftarkan hingga 11 pemain asing. Hal ini menandakan Bajol Ijo masih memiliki satu slot pemain anyar.
“Selama bursa transfer masih buka, segalanya mungkin terjadi, bisa satu pemain asing lagi, atau tidak ada tambahan, kami berharap bisa memiliki tim yang bagus,” ujar Bernardo Tavares.
BACA JUGA:Tutup Pramusim Positif, Bernardo Tavares Terus Matangkan Permainan Persebaya

Mini kidi--
Langkah penambahan pemain asing terbilang krusial mengingat Persebaya bakal berlaga di dua kejuaraan sekaligus, yakni Super League dan Piala Liga.
Kendati demikian, aturan penggunaan pemain asing pada Piala Liga jauh lebih ketat, di mana klub cuma boleh memainkan maksimal tiga legiun asing secara bersamaan di lapangan.
Menanggapi penambahan pemain asing baru, Tavares menegaskan enggan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan. Ia masih fokus menguatkan komposisi tim yang didasarkan pada kebutuhan teknis di lapangan.
“Terkadang kami memiliki solusi di dalam skuad kami. Kami perlu menganalisis hal-hal ini. Juga, jangan lupa bahwa skuad tidak hanya terdiri dari pemain asing. Bagi saya, jantung tim adalah pemain lokal, dan pemain lokal adalah pemain yang mewariskan budaya,” tambahnya.
BACA JUGA:Jadwal Super League 2026/2027 Rilis, Persebaya Langsung Hadapi Bhayangkara FC

Gempur Rokok Illegal--
Selain itu, Tavares melihat kondisi liga memperlihatkan beberapa kontestan tampil sangat dominan berkat keunggulan dalam memanfaatkan pemain naturalisasi yang telah memegang paspor Indonesia.
“Karena jika memiliki paspor Indonesia, bisa bermain dengan sekitar 10 pemain asing, tapi saya pikir dari sisi kami, jika pemain lokal lebih baik dalam latihan, dan performa yang lebih baik, saya bisa bermain hanya dengan 5 atau 6 pemain asing,” tegasnya.
Lebih lanjut, Tavares lebih memilih untuk memantau progres pemainnya terlebih dahulu selama masa persiapan, terlebih tenggat penutupan pendaftaran pemain baru masih terbilang cukup panjang.
“Ini adalah satu hal yang tidak bisa saya sampaikan saat ini, saya sudah melihat banyak rumor, itu tidak benar sama sekali,” tutup Bernardo Tavares. (yat)
Sumber:





