Pikap KDMP Tabrak Pemotor dan Jebol Tembok Toko di Pasuruan, Diduga Sopir Mengantuk
Pikap KDMP berhenti setelah menabrak tembok toko di Jalan Raya Sumberanyar.--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pikap Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) menabrak seorang pemotor dan menjebol tembok toko di Jalan Raya Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Senin 3 Agustus 2026. Diduga akibat pengemudi kehilangan konsentrasi saat berkendara
Kecelakaan berjenis tabrak depan tersebut terjadi di Jalan Raya Sumberanyar, Desa Sumberanyar, Kecamatan Nguling, Kabupaten Pasuruan, sekitar pukul 10.00 WIB.
Peristiwa bermula ketika kendaraan pikap Scorpio Mahindra Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) 4x4 bernomor polisi B 9315 XUY yang dikemudikan Mohamad Koirul (48), asal Jalan Kalibaru Barat, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, melaju dari arah barat ke timur.
Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi pikap diduga kehilangan konsentrasi akibat kelelahan. Kendaraan kemudian oleng ke kanan hingga melewati marka jalan.
BACA JUGA:DPRD Jombang Soroti Rekrutmen Karyawan KDMP, Pengurus Diingatkan Risiko Hukum

Gempur Rokok Illegal--
Pikap tersebut selanjutnya menabrak motor Honda PCX bernomor polisi N 2879 RB yang dikendarai Muh. Rovidi (29), asal Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, yang melaju dari arah berlawanan.
Usai menghantam motor korban, pikap baru berhenti setelah menabrak tembok bangunan Alfamart di pinggir jalan.
Akibat benturan tersebut, pengendara Honda PCX mengalami luka robek pada dahi, putus ibu jari tangan kanan, serta luka lecet dan nyeri pada kaki kanan.
Korban langsung dievakuasi ke RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan untuk mendapatkan perawatan medis intensif.
Sementara itu, kedua kendaraan yang terlibat mengalami kerusakan. Pikap Scorpio Mahindra mengalami ringsek pada bodi depan dan bemper tergores dengan taksiran kerugian material sekitar Rp 1 juta.
Motor Honda PCX mengalami kerusakan pada bodi depan, setir bengkok, serta lampu depan pecah dengan kerugian ditaksir sekitar Rp 500 ribu.
BACA JUGA:Komisi IV DPRD Pasuruan Temukan Kapasitas Overload di SPPG Pandaan, Desak Evaluasi Menyeluruh

Mini kidi--
Total kerugian material akibat insiden tersebut diperkirakan mencapai Rp 2 juta ditambah kerusakan bangunan toko. Pengemudi pikap dilaporkan tidak mengalami luka.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota, Iptu Zulkifli Abdullah, mengatakan pihaknya langsung bergerak cepat setelah menerima laporan warga.
"Langkah-langkah yang dilakukan meliputi olah tempat kejadian perkara (TKP), mencari serta mengamankan barang bukti, memintakan visum et repertum korban luka ke RSUD Grati, berkoordinasi dengan petugas piket IGD RSUD Grati dan PT Jasa Raharja Pasuruan, serta melakukan penyelidikan lebih lanjut," ujar Zulkifli.
Pihak kepolisian mengimbau seluruh pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan roda empat atau lebih, agar senantiasa beristirahat yang cukup dan menjaga konsentrasi demi keselamatan bersama di jalan raya. (kd/mh)
Sumber:



