pupuk
iklan ulta memorandum

Guru Matematika Tewas Ditabrak Pikap di Nguling Pasuruan

Guru Matematika Tewas Ditabrak Pikap di Nguling Pasuruan

Kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalan Sumurwaru, Nguling.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.IDGuru matematika SMPN 2 Nguling Auliyatul Fitriya (43) meninggal dunia setelah motor yang dikendarainya ditabrak pikap di Jalan Sumurwaru, Kecamatan Nguling, Kabupaten PASURUAN, Senin 14 September 2026.

Kecelakaan yang terjadi sekira pukul 07.00 WIB tersebut melibatkan kendaraan Isuzu Traga pikap bernomor polisi P 8944 EC dan sepeda motor bernomor polisi N 3349 VV yang melaju searah.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Pasuruan Kota Ipda Zulkifli menjelaskan, kecelakaan bermula saat pikap yang dikemudikan Moh Fajariyanto (26), warga Desa Selomukti, Kecamatan Mlandingan, Kabupaten Situbondo, melaju dari arah barat ke timur.

"Setibanya di lokasi kejadian, pengemudi pikap kurang mengamati arus lalu lintas di depannya, sehingga menabrak sepeda motor dengan nomor polisi N 3349 VV yang berjalan searah di depannya," ujar Zulkifli.

BACA JUGA:Pedagang Ikan Asap Winongan Pasuruan Meninggal Dunia di Depan Kamar Mandi


Mini kidi--

Motor tersebut dikendarai Auliyatul Fitriya (43), guru matematika di SMPN 2 Nguling yang merupakan warga Dusun Krajan Utara, Desa Sumberporong, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang.

Akibat benturan keras dari arah belakang, korban mengalami luka parah berupa pecah pada bagian kepala, luka lecet pada tangan kiri dan kanan, serta luka babras pada kaki kiri dan kanan.

Korban kemudian dievakuasi ke RSUD Grati, Kabupaten Pasuruan, namun nyawanya tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

BACA JUGA:Dua Nelayan Pasuruan Hilang di Perairan Sidoarjo Ditemukan Selamat


Gempur Rokok Illegal--

Selain korban jiwa, insiden tersebut juga menyebabkan kerusakan materiil pada kedua kendaraan yang terlibat.

Pikap mengalami kerusakan pada bagian bamper depan, sedangkan motor mengalami kerusakan parah pada bodi belakang serta sokbreker belakang bengkok. Masing-masing kendaraan ditaksir mengalami kerugian materiil sekitar Rp 500 ribu. (kd/mh)

Sumber: