Beraksi di 5 TKP, Spesialis Pembobol Rumah dan Sekolah di Blitar Keok
Polisi saat meringkus tersangka. --
BLITAR, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sepak terjang FM (26) warga Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar di dunia pembobolan rumah dan sekolah berakhir. Lima kali beraksi akhirnya menyerah usai polisi membongkar tindak kejahatannya.
Ya, Satreskrim Polres Blitar Kota berhasil membongkar kasus pembobolan rumah dan sekolah. Tak tanggung-tanggung, sudah lima kali beraksi, baik di rumah dan sekolah kosong. Semua tempat kejadian perkara berada di wilayah Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar.
BACA JUGA:Anggota Polres Blitar Kota Dipecat usai Terlibat Kasus Sabu-sabu
“Sudah kami amankan. Berhasil kami tangkap setelah menelusuri ciri-cirinya. Saat beraksi terekam kamera pengawas,” kata Kepala Seksi Humas Polres Blitar Kota, AKP Samsul Anwar, Minggu 2 Agustus 2026.
Dia mengatakan aksi terakhir yang membawanya ke balik jeruji terjadi pada 19 Juli 2026. Itu terjadi sekitar pukul 02.00. Korbannya adalah DMA (24) warga Dusun Sendung, Desa Ngaglik, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar yang notabene masih satu desa dengan pelaku.
Saat itu korban baru pulang dari rumah pamannya. Selanjutnya saat masuk rumah pelapor mencoba mencari ponsel Redmi Note 8 warna biru di rumah. Setelah mencari, ternyata tak juga ditemukan.
BACA JUGA:Pupuk Keakraban, Polres Blitar Kota Nobar Piala Dunia bersama Komunitas dan TNI
“Bukan hanya ponsel, tetapi juga uang di dompet Rp500 ribu juga amblas,” katanya.
Yakin menjadi korban pencurian, akhirnya mengecek kamera pengawas. Pasalnya, setelah diteliti di pintu rumah ada bekas congkelan obeng. Dari situlah, pada pukul 01.00, aksi pelaku terekam kamera dengan jelas. Itu setelah mondar-mandir sekitar lokasi kejadian.
“Akhirnya melapor ke polisi dan langsung penyelidikan,” katanya.

Gempur Rokok Illegal--
Tak butuh lama, menangkap pelaku. Itu setelah wajahnya terlihat jelas.
“Sempat kabur ke Tulungagung tetapi tertangkap oleh petugas,” katanya lagi.
Polis pun mengembangkan. Dan diketahui ternyata selain mencuri ponsel di Desa Ngaglik, diketahui juga beraksi di sejumlah TKP. Seperti sekolah dan rumah. Di antaranya SDN 2 Ngaglik, SDN 2 Ngaglik 3, Toko SDN 2 Ngaglik, Toko pakan ternak juga masih di sekitar Desa Ngaglik.
Sumber:



