Pertemuan di Rumah Aspirasi Surabaya, Cak Ji Luruskan Isu Dugaan Eksploitasi Anak

Pertemuan di Rumah Aspirasi Surabaya, Cak Ji Luruskan Isu Dugaan Eksploitasi Anak

Wakil Wali Kota Surabaya Armuji bertemu Agustin Arimardika di Rumah Aspirasi membahas dugaan eksploitasi anak.--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Wakil Wali Kota Surabaya Armuji menggelar pertemuan dengan Agustin Arimardika di Rumah Aspirasi untuk mengklarifikasi isu dugaan eksploitasi dan penelantaran anak berinisial A (5) yang ramai diperbincangkan di media sosial, Sabtu, 1 Agustus 2026.

Polemik tersebut bermula dari aduan Agustin Arimardika yang mengaku tidak diperbolehkan bertemu anak kandungnya serta menilai mantan suaminya tidak merawat anak dengan baik.

Menanggapi persoalan tersebut, Armuji mengundang Agustin ke Rumah Aspirasi untuk menggali fakta secara langsung sekaligus mengklarifikasi berbagai narasi yang beredar terkait dugaan anak tersebut diajak mengemis oleh mantan suaminya.

Armuji mengatakan, berdasarkan hasil penelusuran Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3A-PPKB) Kota Surabaya, dugaan anak tersebut dijadikan alat untuk meminta-minta atau mengamen tidak terbukti.

"Perlu dijelaskan, dengan adanya berita viral bahwa si anak seolah-olah dijadikan anak untuk meminta-minta atau ngemis. Setelah didatangi DP3A, itu tidak benar karena tidak bisa membuktikan videonya, cuma foto screenshot yang dikumpulkan," ujar Armuji.

BACA JUGA:Datangi Rumah Aspirasi Cak Ji, Agustin Beberkan Kronologi Dugaan Penelantaran Anak


Gempur Rokok Illegal--

Sementara itu, Armuji juga memahami keresahan masyarakat terhadap isu dugaan eksploitasi anak tersebut. Menurutnya, Polrestabes Surabaya berencana memanggil kedua belah pihak untuk melakukan mediasi.

"Sore ini Sunardi juga dipanggil Polrestabes Surabaya agar ada mediasi. Harapan kita ada keterbukaan biar publik tahu, dan kedua orang tua bisa bergantian memberikan kasih sayang tanpa ada sekat," tambahnya.

Sementara itu, Agustin Arimardika menjelaskan alasan dirinya ingin kembali mengasuh anaknya. Ia prihatin terhadap kondisi fisik dan tumbuh kembang anaknya selama bersama mantan suami.

"Saya mau mengasuh anak saya. Saya enggak pengen anak saya terlantar tidur di emperan pasar, kekurangan makan, dan pendidikannya kurang. Makannya juga enggak bergizi," kata Agustin.

BACA JUGA:Pemkot Surabaya Pastikan Anak yang Viral di Medsos Bersekolah dan Diasuh Baik oleh Ayah Kandung

Agustin mengungkapkan, berdasarkan putusan pengadilan, hak asuh anak telah diberikan kepadanya. Ia mengaku tidak melarang mantan suaminya bertemu anak pada hari libur, dengan syarat anak dikembalikan saat memasuki hari sekolah.

"Hak asuh sudah saya menangkan. Kalau mau bawa waktu libur enggak apa-apa, tapi kalau sudah waktunya sekolah, kembalikan ke saya. Waktu ikut saya anaknya cantik dan gemuk, tapi begitu dibawa bapaknya jadi berubah," tutup Agustin. (yat)

 
 
 

Sumber:

Berita Terkait