Nekat Menyeberang Jalan Utama Jember, Pengendara Revo Tewas Dihantam Motor Pelajar

Nekat Menyeberang Jalan Utama Jember, Pengendara Revo Tewas Dihantam Motor Pelajar

Personel Satlantas Polres Jember melakukan olah TKP kecelakaan maut di Jalan Wuluhan-Ambulu.--

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pengendara Honda Revo Mulyono tewas setelah terlibat kecelakaan dengan Honda Vario di Jalan Wuluhan–Ambulu, tepatnya depan Toko Kerta Jaya, Dusun Krajan, Desa Kesilir, Kecamatan Wuluhan, Jumat 31 Juli 2026.

Kecelakaan maut tersebut terjadi sekitar pukul 06.40 WIB saat Mulyono (55), warga Dusun Demangan, Desa Kesilir, mengendarai motor bernopol P-6401-LX hendak menyeberang jalan dari arah selatan.

Saat bersamaan, melaju Honda Vario bernopol P-5325-JA dari arah barat ke timur yang dikendarai  MTP (17), pelajar asal Desa Ampel. Diduga kurang memperhatikan arus kendaraan di jalur utama, Mulyono langsung memotong jalan hingga terjadi benturan keras.

Benturan tersebut membuat bagian depan Honda Vario menghantam bodi samping kiri Honda Revo. Kedua pengendara kemudian terpental ke aspal akibat kerasnya tabrakan.

BACA JUGA:Tekan Angka Kecelakaan, Satlantas Polres Jember dan Dishub Batasi Kecepatan Truk Maksimal 20 Km/Jam

Akibat kejadian itu, Mulyono mengalami luka parah di bagian kepala dan meninggal dunia di lokasi kejadian sebelum mendapatkan pertolongan medis. Sementara MTP mengalami luka pada bagian pelipis dan hidung.

"Benar, telah terjadi kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan satu orang meninggal dunia di lokasi kejadian dan satu orang luka ringan," ujar Kasatlantas Polres Jember AKP Ade Andini saat dikonfirmasi.

Menurutnya, hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara menunjukkan, kecelakaan diduga terjadi akibat kelalaian pengendara saat menyeberang jalan.

"Pengendara Honda Revo diduga kurang berhati-hati dan tidak mendahulukan kendaraan yang melintas di jalan utama saat hendak menyeberang," jelasnya.


Gempur Rokok Illegal--

Sementara itu, jasad Mulyono telah dievakuasi, sedangkan MTP dilarikan ke Puskesmas Wuluhan untuk mendapatkan perawatan. Polisi masih melakukan penyelidikan guna memastikan kronologi lengkap kecelakaan tersebut.

AKP Ade Andini mengimbau masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, terutama ketika hendak memotong atau menyeberang jalur utama.

"Kami mengimbau seluruh masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pastikan kondisi lalu lintas benar-benar aman sebelum menyeberang, agar duka serupa tidak kembali terulang," tegasnya. (fbr) 

Sumber:

Berita Terkait