Ancaman Pembunuh Senyap di Jember, 17 Ribu Warga Dirontgen, 271 Positif TBC

Ancaman Pembunuh Senyap di Jember, 17 Ribu Warga Dirontgen, 271 Positif TBC

Petugas kesehatan dari puskesmas saat melakukan pemeriksaan--

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Ancaman wabah Tuberkulosis (TBC) yang mengintai masyarakat Kabupaten JEMBER terus diburu secara agresif. Hingga Juni 2026, Dinas Kesehatan (Dinkes) JEMBER telah menerjunkan tim untuk menyisir dan memeriksa rontgen sekitar 17 ribu warga. Hasilnya tergolong mengkhawatirkan: sebanyak 304 orang terdeteksi sebagai terduga (suspek) TBC, dan 271 di antaranya dipastikan positif mengidap penyakit menular tersebut.

​Langkah invasif ini dilakukan sebagai bagian dari strategi Active Case Finding (ACF)—yakni menjemput bola dan melacak penderita TBC langsung di pemukiman warga sebelum bakteri meluas tanpa disadari.

BACA JUGA:Wali Kota Malang Perkuat Kolaborasi Percepatan Eliminasi TBC

​"Jumlah orang yang sudah dilakukan skrining TB menggunakan pemeriksaan rontgen ada sekitar 17 ribuan orang. Dari jumlah itu, kami menemukan sekitar 304 orang terduga TB dan 271 orang terdiagnosis TB setelah dilakukan pemeriksaan lanjutan," tegas Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Jember, Rita Wahyuningsih.

​Rita menekankan, pendekatan radiologis dengan mobil rontgen menjadi senjata ampuh untuk mendeteksi kerusakan paru sejak dini. Langkah ini penting untuk mengisolasi penderita sebelum mereka sempat menularkan kuman mematikan tersebut kepada keluarga maupun tetangga sekitar.

BACA JUGA:Wamenkes: Kota Malang Role Model Nasional Penanganan TBC

​"Kalau aktif penemuan TB itu melalui kegiatan Active Case Finding atau ACF. Salah satu metodenya adalah melakukan pemeriksaan radiologis atau pemeriksaan rontgen," jelasnya.

​Operasi perburuan TBC skala besar di Bumi Pandalungan ini mendapat sokongan penuh dari Kementerian Kesehatan, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, serta mitra Strategic Partnership to Improve TB Control in Indonesia (STPI). Kolaborasi tersebut memungkinkan tim medis merangsek hingga ke pelosok wilayah kerja puskesmas.


Gempur Rokok Illegal--

​"Untuk kegiatan ACF ini kita mendapat dukungan dari provinsi dan juga mitra STPI. Kegiatan pemeriksaan rontgen oleh STPI sudah berjalan sejak April," ungkap Rita.

​Tak tanggung-tanggung, perburuan kasus ini meliput area yang sangat luas. STPI menyisir 120 lokasi, ditambah 120 titik lagi dari Kemenkes. Total terdapat 240 lokus pemeriksaan aktif yang digempur menggunakan teknologi rontgen portabel.

BACA JUGA: Dukung Eliminasi TBC 2030, RSUDS Magetan Gencarkan Skrining Tiap Desa

​Meningkatnya tren penemuan kasus saban tahun di Jember bukan berarti situasi memburuk, melainkan bukti bahwa tirai penutup penderita TBC mulai terbongkar. Semakin banyak penderita yang terdeteksi, semakin cepat mereka mendapatkan pengobatan medis gratis hingga sembuh total.

​"Kalau bicara penemuan, setiap tahunnya Kabupaten Jember ini trennya meningkat," bebernya.

Sumber: