Kolaborasi Dewa 19 dan Padi Reborn Siap Guncang Surabaya di Graha Unesa
Dua band legendaris di Indonesia asal Surabaya, Dewa 19 feat Virzha dan Padi Reborn siap berkolaborasi dan menguncang kota Pahlawan. --
SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Dua band legendaris di Indonesia asal Surabaya yakni Dewa 19 feat Virzha dan Padi Reborn tengah menyiapkan sejumlah kejutan spesial yang akan menjadi sajian eksklusif bagi penonton di Graha Unesa, 28 November 2026.
Bertajuk konser Suroboyo Pride: When Legends Comeback to Surabaya tidak hanya menjadi ajang reuni dua band besar Indonesia, Dewa 19 feat Virzha dan Padi Reborn, tetapi juga menjadi simbol kebanggaan Kota Surabaya sebagai salah satu daerah yang melahirkan musisi-musisi berpengaruh di Tanah Air.
"Kedua band legendaris asal Surabaya ini akan menyiapkan sebuah penampilan kolaborasi spesial dalam satu panggung berupa lagu khusus yang hanya akan dibawakan dalam konser di Graha Unesa, 28 November 2026," kata Ahmad Dhani, yang dilansir dari keterangan yang diterima Memorandum, pada Rabu, 29 Juli 2026.
Kolaborasi tersebut menjadi momen yang dinanti para penggemar karena mempertemukan dua nama besar musik Indonesia dalam satu pertunjukan yang belum pernah ditampilkan pada konser-konser sebelumnya. Aransemen baru yang disiapkan diharapkan mampu menghadirkan warna musikal segar tanpa menghilangkan identitas khas masing-masing band.
Tak berhenti di situ, konser ini juga akan menghadirkan konsep cross performance. Dalam segmen tersebut, Dewa 19 feat Virzha dan Padi Reborn akan saling membawakan lagu-lagu populer milik satu sama lain dengan sentuhan aransemen baru. Format ini diyakini akan memberikan pengalaman berbeda bagi Baladewa maupun Sobat Padi yang selama ini akrab dengan versi asli lagu-lagu tersebut.
BACA JUGA:Voucher Tiket Offline PlayMusic Festival Dewa 19 Bisa Diperoleh di Tiket Box Resmi
CEO JW Entertainment, Gagah Wibowo, menegaskan bahwa konser ini memiliki makna lebih dari sekadar hiburan. Menurutnya, kembalinya Dewa 19 dan Padi Reborn ke Surabaya merupakan bentuk penghormatan terhadap perjalanan panjang kedua grup musik yang lahir dan berkembang di Kota Pahlawan.
"Membawa Dewa 19 dan Padi Reborn kembali ke Surabaya bukan sekadar menyelenggarakan konser, ini adalah perayaan sejarah. Keduanya adalah aset terbesar musik rock Indonesia yang lahir dari rahim kota ini," tandas Gagah. (Ain)
Sumber:





