iklan bhayangkara2

PKS Jatim dan Demokrat Perkuat Kolaborasi Bangun Jawa Timur

PKS Jatim dan Demokrat Perkuat Kolaborasi Bangun Jawa Timur

Ketua Demokrat Jatim Emil Elestianto Dardak dan Ketua DPW PKS Jatim Bagus Prasetia Lelana --


SURABAYA, MEMORANDUM.CO.ID - Ketua DPW PKS Jatim Bagus Prasetia Lelana melakukan silaturahmi politik ke Kantor DPD Partai Demokrat Jawa Timur, Rabu (22/7). Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi dan kolaborasi antarkedua partai dalam mendukung pembangunan Jawa Timur.

Kehadiran rombongan DPW PKS Jawa Timur rombongan disambut Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur sekaligus Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak bersama jajaran pengurus Demokrat Jatim.

Turut hadir Sekretaris Muhamad Syadid, Wakil Sekretaris Bustanul Arifin, Bendahara Nonot Suhartono, Ketua Bidang Kaderisasi Anggota Partai Ahmad Junaidi, anggota DPRD Jawa Timur Agus Cahyono dan Harisandi Savari, serta Ketua Bidang Kepemudaan Cahyo Siswo Utomo.

Gempur Rokok Illegal--
Bagus Prasetia Lelana menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Demokrat Jawa Timur. “Silaturahmi tersebut merupakan bagian dari ikhtiar membangun sinergi antarkekuatan politik demi menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat,” terang Bagus.

Bagus menegaskan, PKS memandang silaturahmi bukan sekadar pertemuan seremonial, tetapi menjadi fondasi untuk membangun kerja sama yang berkelanjutan.

Ia kemudian memperkenalkan filosofi "3T" yang menjadi semangat PKS dalam membangun hubungan antarlembaga maupun antarpartai.

"T yang pertama adalah Ta'aruf, saling mengenal. Kedua Tafahum, saling memahami. Setelah saling memahami, kita masuk pada Ta'awun, yaitu saling menolong dan saling menguatkan. Kami berharap hubungan PKS dan Demokrat berkembang melalui tahapan itu sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," jelasnya.

Menurut Bagus, sebagai partai yang sama-sama berada dalam barisan pendukung Pemerintah Provinsi Jawa Timur, PKS dan Demokrat memiliki tanggung jawab untuk memberikan kontribusi terbaik bagi keberhasilan pembangunan. "Kita ingin kebersamaan ini tidak berhenti pada pertemuan hari ini, tetapi berlanjut dalam kerja nyata, saling mendukung program-program yang berpihak kepada rakyat serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat," katanya.

Selain membahas sinergi pembangunan daerah, kedua partai juga berdiskusi mengenai dinamika politik nasional, termasuk perkembangan pembahasan sistem kepemiluan pascaputusan Mahkamah Konstitusi. Bagus menilai komunikasi antarkader partai perlu terus dibangun agar aspirasi dari daerah dapat tersampaikan secara baik kepada pemerintah pusat melalui mekanisme konstitusional.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Timur Emil Elestianto Dardak menyambut baik kunjungan PKS. Menurutnya, hubungan kedua partai telah terjalin cukup lama, bahkan sejak era pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

"Kami senang sekali bisa kembali mempererat tali persaudaraan dengan PKS. Kita memiliki sejarah kebersamaan yang panjang, dan hari ini kami ingin terus merawatnya demi kepentingan masyarakat Jawa Timur," ujar Emil.

Emil menambahkan, tantangan pembangunan daerah ke depan membutuhkan komunikasi yang semakin intensif antarkekuatan politik.

"Dengan kondisi fiskal yang terus berubah dan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat, diperlukan ruang dialog yang terbuka agar muncul solusi yang lebih komprehensif. Saya berharap komunikasi seperti ini terus berlanjut, bukan hanya di tingkat provinsi, tetapi juga sampai ke kabupaten dan kota," katanya.

Dalam diskusi tersebut juga muncul gagasan untuk menghadirkan program pengabdian masyarakat secara bersama antara PKS dan Demokrat. Emil menilai kolaborasi lintas partai dalam kegiatan sosial akan memberikan manfaat nyata sekaligus memperkuat persatuan dalam melayani masyarakat.

Menutup sambutannya, Bagus mengajak seluruh peserta menjaga semangat kebersamaan melalui pantun yang disambut tepuk tangan peserta. (day)

Sumber:

Berita Terkait