Pelebaran Jalan Menganti-Lakarsantri Dimatangkan, Pemkab Gresik Masuki Tahap Pengadaan Tanah
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani saat sosialisasi dan konsultasi publik di Kantor Desa Menganti. --
GRESIK, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Rencana pelebaran Jalan Raya Menganti-Lakarsantri terus dimatangkan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik. Proyek itu dinilai penting untuk mengurangi kemacetan dan meningkatkan konektivitas Kecamatan Menganti dan Kota Surabaya.
Kini, proyek telah mencapai tahap pengadaan tanah. Pemkab pun menggelar Sosialisasi dan Konsultasi Publik Pengadaan Tanah untuk Pembangunan bagi Kepentingan Umum di Kantor Desa/Kecamatan Menganti, Kamis 16 Juli 2026.
Sosialisasi dan konsultasi publik itu digelar bertahap di seluruh desa yang terdampak. Selain Desa Menganti, kegiatan serupa juga digelar di Desa Hulaan, Setro, Laban, dan Desa Sidowungu.
BACA JUGA:Jatim Targetkan Pelebaran 20 Km Jalan Provinsi Tiap Tahun

Gempur Rokok Illegal--
Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan, jalan raya yang saat ini terdiri dari dua lajur itu akan diperlebar menjadi empat lajur, sehingga mampu meningkatkan kapasitas lalu lintas dan memperlancar konektivitas antarwilayah.
Dalam pekerjaan itu, terdapat ratusan bidang tanah milik warga yang berpotensi terdampak. Khusus di Desa Menganti, ruas yang akan ditangani memiliki panjang sekitar 580 meter, termasuk kawasan Simpang Empat Menganti.
Berdasarkan identifikasi awal, setidaknya 119 bidang tanah berpotensi terdampak. Seluruh proses pengadaan tanah pun dilaksanakan melalui mekanisme Penetapan Lokasi (Penlok) sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Hasil konsultasi publik tersebut pun akan menjadi bagian dari proses pengajuan Penlok kepada Kantor Pertanahan Gresik sebagai dasar pelaksanaan tahapan pengadaan tanah berikutnya.
Bupati Yani menjelaskan, proyek tersebut merupakan kelanjutan dari program yang telah dilaksanakan secara bertahap sejak beberapa tahun lalu. Pengadaan tanah telah diawali dari ruas Desa Setro.
“Dulu saat hujan banjir lalu macet, pagi dan sore juga macet. Akhirnya kami mulai bertahap dari Setro. Alhamdulillah, respons masyarakat luar biasa. Dukungan itulah yang membuat kami yakin untuk melanjutkan pembangunan ini,” katanya.
Pada perencanaan penanganan Simpang Empat Menganti, pekerjaan itu mencakup penataan sepanjang 525 meter yang terbagi dalam lima ruas.
Sumber:






