iklan bhayangkara2
Pildun Banner

Kepala Bakorwil Malang Ajak Pemda Perkuat Kolaborasi Percepat Penurunan Stunting

Kepala Bakorwil Malang Ajak Pemda Perkuat Kolaborasi Percepat Penurunan Stunting

Kepala Bakorwil III Malang Asep Kusdinar membuka Bimtek Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting.--

MALANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Kepala Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) III Malang Asep Kusdinar mengajak pemerintah kabupaten dan kota di wilayah Bakorwil Malang memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting pada Bimbingan Teknis Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2026, Selasa 14 Juli 2026.

Asep Kusdinar mengatakan stunting merupakan persoalan pembangunan sumber daya manusia yang hanya dapat diselesaikan melalui sinergi seluruh pemangku kepentingan, bukan semata menjadi tanggung jawab sektor kesehatan.

Kegiatan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur di Hotel Grand Mercure Malang tersebut diikuti perwakilan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Sosial, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga, serta organisasi perangkat daerah dari seluruh kabupaten dan kota di wilayah Bakorwil Malang.

Selain itu, kegiatan menghadirkan narasumber dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Blitar, UNICEF Regional Jawa Timur, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Surabaya, Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Malang, Universitas Brawijaya, Universitas Negeri Malang, dan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya.

"Stunting bukan hanya persoalan tinggi badan anak. Di balik itu terdapat kualitas sumber daya manusia, produktivitas, daya saing daerah, hingga masa depan bangsa. Oleh karena itu, pencegahan stunting harus dipandang sebagai investasi jangka panjang dalam membangun Generasi Emas Indonesia 2045," ujar Asep.

BACA JUGA: Siapkan Generasi Job Creator, Kepala Bakorwil Malang Perkuat Sinergi Kampus dan Dunia Usaha


Gempur Rokok Illegal--

Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Timur telah menjadikan percepatan penurunan stunting sebagai bagian dari agenda pembangunan daerah melalui implementasi Nawa Bhakti Satya, khususnya pada pilar Jatim Sehat.

Ia menambahkan, keberhasilan penurunan stunting tidak dapat dicapai hanya melalui intervensi kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan sanitasi, akses air bersih, ketahanan pangan keluarga, pendidikan, perlindungan sosial, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

"Seluruh organisasi perangkat daerah memiliki peran strategis sesuai kewenangannya masing-masing. Bappeda, Dinas Kesehatan, Dinas PMD, Dinas Sosial, TP PKK, pemerintah desa, perguruan tinggi hingga dunia usaha harus bergerak dalam satu irama agar setiap intervensi benar-benar memberikan dampak bagi masyarakat," tegasnya.

BACA JUGA:Kepala Bakorwil Malang Sebut Jogging Wisata Malang Jadi Motor Sport Tourism

Sebagai lembaga yang memiliki fungsi koordinasi pembangunan kewilayahan, Bakorwil Malang akan terus memperkuat sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan pemerintah kabupaten serta kota dalam mengawal implementasi program percepatan penurunan stunting.

Menurutnya, bimbingan teknis tersebut menjadi forum strategis untuk meningkatkan kapasitas pemerintah daerah, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta berbagi praktik terbaik percepatan penurunan stunting.

"Keberhasilan menurunkan stunting adalah keberhasilan kita membangun masa depan Jawa Timur. Mari kita satukan langkah, memperkuat kolaborasi lintas sektor, dan memastikan setiap anak memperoleh haknya untuk tumbuh sehat, cerdas, dan produktif. Inilah investasi terbaik bagi kemajuan daerah dan bangsa," jelasnya. (bkw/ari)

Sumber:

Berita Terkait