iklan bhayangkara2
Pildun Banner

Ribuan Pelajar Memasuki MPLS, Diskominfo Lumajang Mengajak Bijak Bermedia Sosial

Ribuan Pelajar Memasuki MPLS, Diskominfo Lumajang Mengajak Bijak Bermedia Sosial

Mustakim, Kadis Kominfo Kabupaten Lumajang saat memberikan edukasi literasi digital melalui MPLS.--

LUMAJANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Ribuan pelajar baru di Kabupaten LUMAJANG mulai memasuki lingkungan sekolah dengan tantangan baru di era digital. Selain beradaptasi dengan lingkungan belajar, mereka juga perlu memiliki kemampuan menggunakan internet secara aman, mengenali informasi yang benar, serta melindungi diri dari berbagai risiko ruang digital seperti judi online, hoaks, dan penyalahgunaan media sosial.

Melihat kondisi tersebut, Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Lumajang memperkuat edukasi literasi digital bagi pelajar melalui kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027. 

BACA JUGA:Diskominfo Lumajang Perkuat Promosi Pariwisata Lewat Ekosistem Digital Terintegrasi

Edukasi ini menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga bijak dan bertanggung jawab dalam memanfaatkan ruang digital.

Sejumlah lembaga pendidikan mulai jenjang SD hingga SMA/SMK di Kabupaten Lumajang mengajukan permohonan narasumber kepada Dinas Kominfo untuk memberikan pembekalan literasi digital kepada peserta didik baru selama rangkaian MPLS berlangsung.

BACA JUGA:Dorong Layanan Publik Modern, Diskominfo Lumajang Optimalkan Website Perangkat Daerah

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Lumajang, Mustaqim, mengatakan bahwa perkembangan teknologi memberikan banyak manfaat bagi dunia pendidikan, namun juga menghadirkan tantangan yang perlu dipahami sejak dini oleh pelajar.

"Anak-anak kita adalah generasi digital. Karena itu, mereka tidak cukup hanya mampu menggunakan perangkat teknologi, tetapi juga harus memiliki kemampuan memilih informasi yang benar, menjaga keamanan data pribadi, beretika di media sosial, serta memahami risiko seperti judi online dan berbagai bentuk penyalahgunaan ruang digital," ujar Mustaqim.


Gempur Rokok Illegal--

Dalam kegiatan literasi digital tersebut, Dinas Kominfo memberikan pemahaman mengenai penggunaan media sosial secara bijak, cara mengenali informasi palsu, pentingnya menjaga jejak digital, keamanan akun dan data pribadi, hingga kewaspadaan terhadap berbagai modus kejahatan digital.

Pranata Humas Ahli Pertama Dinas Kominfo Kabupaten Lumajang, Hendri Setiawan, dalam paparannya di SMA Negeri 3 Lumajang, Selasa 14 Juli 2026, menekankan pentingnya pelajar memahami dampak negatif judi online. Menurutnya, judi online tidak hanya berkaitan dengan kerugian finansial, tetapi juga dapat berdampak pada pola pikir, perilaku, prestasi belajar, hingga masa depan generasi muda.

BACA JUGA:Kadis Kominfo Lumajang: Publik Berhak Tahu Tapi Data Sensitif Harus Tetap Aman

"Judi online dirancang untuk membuat pengguna terus mencoba dan sulit berhenti. Pelajar harus memahami bahwa ruang digital juga memiliki risiko, sehingga jangan mudah tergoda oleh ajakan atau iklan yang mengarah pada aktivitas tersebut," jelas Hendri.

Melalui penguatan literasi digital sejak awal tahun ajaran, Pemerintah Kabupaten Lumajang berharap pelajar mampu menjadikan teknologi sebagai sarana belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi diri.(Ags)

Sumber:

Berita Terkait