Tinjau MPLS, Bupati Lamongan: Aman, Nyaman, Bebas Bullying dan Ada GAMAS
Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di PAUD Bhakti Pertiwi, SDN 3 Balongwangi Tikung, dan SMPN 1 Tikung.--
LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Hari pertama sekolah, Bupati LAMONGAN Yuhronur Efendi meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah di PAUD Bhakti Pertiwi, SDN 3 Balongwangi Tikung, dan SMPN 1 Tikung. MPLS tahun ini mengacu Permendikdasmen No 12/2026 dengan durasi paling lama 5 hari.
Bupati Lamongan akrab disapa Pak Yes menyebut MPLS kini bukan sekadar pengenalan sekolah, tapi sarana menumbuhkan karakter dan budaya sekolah aman, nyaman, menyenangkan.
BACA JUGA:KFA Juara dan Sapu Bersih Gelar Terbaik, Bupati Lamongan Resmi Tutup Liga Anak Megilan 2026
"Kehadiran orang tua khususnya ayah penting. Ayah jadi pengayom, anak merasa aman. Karena itu ada anjuran GAMAS Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah. Bahkan Mendagri beri kelonggaran ASN untuk antar anak," ucapnya, Senin 13 Juli 2026.
Ia menyoroti survei fatherless di Lamongan capai 24,9%. "Yang tidak berubah hanya hubungan anak dan orang tua, kasih sayang dan kepercayaan. Mari ciptakan lingkungan sekolah aman, jangan sampai ada bullying. Anak harus sekolah dengan bahagia, ayem, tentram," imbuhnya.
BACA JUGA:Bupati Lamongan Lantik Administrator dan Pengawas, Tekankan Sinergi Kejar 15 Program Prioritas
Kadisdik Lamongan Drs. Shodikin, M.Pd. menjelaskan MPLS bertujuan menyambungkan jenjang PAUD hingga SMA, serta menjalin komunikasi wali murid dan sekolah.

Gempur Rokok Illegal--
"MPLS ini gerakan Kemendikdasmen. Anak adalah subjek, bukan objek. Sekolah menyiapkan lingkungan pembelajaran yang bagus untuk menyambut potensi anak. Sesuai keinginan Pak Menteri, menciptakan budaya sekolah aman, nyaman, dan menyenangkan," ungkapnya.
Pak Yes menutup dengan pesan agar semua pihak turut menjaga anak menghadapi tantangan Indonesia Emas 2045.
Sumber:






