iklan bhayangkara2

Warga Made Lamongan Adukan Limbah Busuk Pabrik Tempe

Warga Made Lamongan Adukan Limbah Busuk Pabrik Tempe

Limbah produksi tempe milik H Anjik yang dibuang ke saluran irigasi warga.--

LAMONGAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Warga RT 02 RW 02 Desa Made, Kecamatan, Kabupaten LAMONGAN mengeluhkan pencemaran bau busuk dari usaha pembuatan tempe milik Haji Anjik. Aduan resmi disampaikan ke Kepala Desa Made.

Surat pengaduan ditandatangani 11 orang warga RT 02 RW 02 dan ditujukan kepada Kepala Desa Made. Warga merasa terganggu dengan limbah pembuatan tempe yang menimbulkan bau busuk dan menyengat.

BACA JUGA:DLHKP Kota Pasuruan Segel Saluran Limbah Mie Gacoan, Dinilai Cemari Lingkungan

"Kami warga yang berdekatan dengan usaha pembuatan tempe milik Haji Anjik merasa tercemar bau busuk limbah. Untuk itu kami mohon bantuan pada Kepala Desa untuk menyelesaikan secepatnya karena kami merasa terganggu," tulis warga dalam surat yang disampaikan pada Juli 2026.

Para pengadu yang disampaikan kepada Kepala Desa Made mendesak serta warga berharap pemerintah desa segera menindaklanjuti agar lingkungan kembali bersih dan tidak mengganggu kesehatan serta kenyamanan.

BACA JUGA:Warga Sekitar Kantor KPU Magetan Keluhkan Aroma Busuk, Diduga Berasal dari Limbah Pengolahan Kulit

Kepala Desa Made, Eko Widiyanto ketika dihubungi memberikan keterangan terkait tindak lanjut aduan tersebut. "Terimakasih terkait hal itu Kades Eko membenarkan.

"Iya benar, pada tanggal 26 kemarin warga mengadukan bersurat dan sudah kami respon, sebagai langkah tindaklanjut Insya'Allah besok pagi akan kita lakukan pemanggilan kepada yang bersangkutan bersama Babinsa dan Babinkamtibmas untuk mencari langkah solusi yang terbaik.


Gempur Rokok Illegal--

Ditanya soal sejak kapan usaha produksi tempe tersebut berdiri dan beroperasi, ia menjelaskan kurang lebih berjalan 1 tahunan. " Kami pemerintah Desa tidak melarang usaha namun demikian, kata Kades, jangan sampai mengganggu lingkungan warga sekitarnya.

Hal ini menjadikan perhatian semua pihak baik pemerintah Desa, Babinsa Babinkamtibmas maupun masyarakat desa Made Kecamatan Lamongan.

BACA JUGA:Pemkab Situbondo Bagikan Hasil Panen Sawi Organik dari Inovasi Limbah Dapur

Terpisah, Camat Lamongan Agus Hendrawan dikonfirmasi menyampaikan, "Berkaitan dengan hal itu sudah mendapatkan respon oleh Kepala Desa Made, jadi langsung saja kepada Kepala Desa," ujar Camat Agus, singkat. 

Warga berharap ada mediasi dan solusi cepat dari pemerintah desa bersama pemilik usaha, agar persoalan limbah pabrik tempe tidak berlarut dan berdampak pada lingkungan serta kesehatan warga sekitar.

Sumber:

Berita Terkait