Kantor Digembok dan Listrik Diputus, Pengurus KONI Kota Blitar Terlantar Tak Bisa Ngantor
Kantor KONI Kota Blitar di Jalan HOS Cokroaminoto yang ditarik kembali oleh Pemkot Blitar.--
BLITAR, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Nasib pengurus KONI Kota Blitar periode 2026-2030 benar-benar menyedihkan. Bagaimana tidak, meski sudah dikukuhkan kepengurusannya pada 18 Juni 2026 lalu, hingga kini belum punya kantor sekretariat.

Mini Kidi Wipes.--
Usut punya usut, kantor yang selama ini dijadikan markas sebelumnya, digembok oleh Pemkot Blitar. Itu terjadi sesaat setelah status kepengurusannya dinyatakan demisioner oleh KONI Jawa Timur. Sejak saat itulah, kantor KONI yang berada di Jalan HOS Cokroaminoto belum dipinjamkan lagi ke kepengurusan KONI.
“Belum-belum. Sampai sekarang belum dibuka. Kami akan mengajukan audiensi lagi agar dipinjami lagi,” kata Ketua Umum KONI Kota Blitar, M. Samanhudi Anwar, Kamis (09/7/2026).
Samanhudi yang juga Wali Kota Blitar dua kali itu sama sekali tidak mengetahui apa yang menjadi penyebab kantor secretariat ditarik kembali. Dan itu baru terjadi di Kota Blitar pada masa kepengurusan tahun 2026-2030. Tahun-tahun sebelumnya lancar.

Gempur Rokok Illegal--
Bukan hanya kantor secretariat, kendaraan operasional juga ditarik. Listrik pun diputus lantaran beberapa bulan tidak membayar gara-gara konfik antara KONI Kota Blitar dengan Pemkot Blitar.
“Kami siap audiensi. Surat sudah kami layangkan, tetapi hingga kini belum ada respon,” katanya.
BACA JUGA:Dua Pemuda Temukan Benda Diduga Roket Bersirip di Sungai Kota Blitar
Buntut dari belum dipinjamkannya kantor, lanjut Samanhudi operasionalisasi secretariat dilakukan berpindah tempat. Kadang di rumah pribadi milik pengurus. Yang lebih trenyuh lagi, bukan hanya tak punya kantor secretariat, dana hibah untuk pembinaan puluhan cabang olahraga atau cabor juga belum cair hingga kini. Padahal, banyak agenda yang harus dilakukan secretariat. Seperti persiapan pekan olahraga daerah atau Popda.
“Untuk sementara kegiatan secretariat dilakukan di rumah pribadi pengurus,” keluhnya.
Konflik antara KONI Kota Blitar dengan Pemkot Blitar pun menjadi rasan-rasan. Belum diketahui apa penyebab pasti, tetapi yang jelas hubungan antara Samanhudi Anwar dengan Wali Kota Blitar saat ini, Syauqul Muhibbin renggang.
BACA JUGA:Bazar Blitar Jadoel 2026 Dibuka, Jadi Magnet Ekonomi Lokal dan Ikon Wisata Baru Kota Blitar
Sumber:






