iklan bhayangkara
Pildun Banner

Untag Surabaya Bekali Aparatur Desa Bungah Gresik Cara Cermat Susun Prioritas Anggaran Desa

Untag Surabaya Bekali Aparatur Desa Bungah Gresik Cara Cermat Susun Prioritas Anggaran Desa

Untag Surabaya menggelar Workshop Tata Kelola Keuangan Desa bagi 69 aparatur desa di Kecamatan Bungah--

GRESIK, MENORANDUM.DISWAY.ID - Keterbatasan dana desa menuntut pemerintah desa semakin cermat dalam menentukan prioritas pembangunan. Setiap rupiah anggaran harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus dikelola secara akuntabel agar terhindar dari persoalan hukum.

Berangkat dari kebutuhan tersebut, Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya menggelar Workshop Tata Kelola Keuangan Desa di Kantor Kecamatan Bungah, Rabu 8 Juli 2026.

BACA JUGA:Untag Surabaya Terjunkan Relawan Mahasiswa Kawal Mudik Lebaran 2026


Mini Kidi Wipes.--

Sebanyak 69 peserta yang terdiri atas kepala desa, bendahara desa, dan perangkat Kecamatan Bungah mengikuti kegiatan yang menjadi bagian dari Program Pemberdayaan Masyarakat Untag Surabaya di Kabupaten Gresik.

Camat Bungah, Muh. Izzul Muttaqin, S.Ag., mengatakan tantangan pemerintah desa saat ini bukan hanya menjalankan pembangunan, tetapi juga memastikan setiap program disusun berdasarkan kebutuhan masyarakat dengan dukungan perencanaan anggaran yang matang.

BACA JUGA:Menebar Berkah Ramadan, Untag Surabaya Rangkul Ratusan Anak Yatim Piatu Dalam Hangatnya Buka Bersama

"Dana desa sekarang semakin terbatas. Karena itu, pemerintah desa harus mampu menentukan program yang benar-benar menjadi prioritas dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat," ujarnya saat membuka workshop.

Ia menegaskan, kualitas tata kelola keuangan merupakan cerminan kualitas pemerintahan desa. Aparatur desa harus menjaga integritas dan kehati-hatian dalam setiap proses pengelolaan anggaran karena kesalahan administrasi sekecil apa pun dapat berimplikasi pada persoalan hukum.

Sebagai bentuk dukungan terhadap penguatan kapasitas aparatur desa, Untag Surabaya menghadirkan Guru Besar Bidang Keuangan sekaligus Ketua Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), Prof. Slamet Riyadi, M.Si., Ak., CA., CTA., untuk membekali peserta mengenai prinsip-prinsip tata kelola keuangan yang baik.

BACA JUGA:Sambut Idulfitri 2026, Untag Surabaya Fasilitasi Antar Mudik Gratis bagi Mahasiswa dan Warga

Menurut Prof. Slamet, pengelolaan keuangan merupakan bagian penting dalam mewujudkan *good governance*. Pemerintah desa harus mampu mempertanggungjawabkan setiap penggunaan anggaran, mulai dari sumber pendanaan hingga manfaat yang dihasilkan bagi masyarakat.

"Kebutuhan masyarakat tidak terbatas, sedangkan sumber daya keuangan terbatas. Karena itu, pengelolaan keuangan menjadi instrumen untuk memastikan berbagai kebutuhan dapat dipenuhi secara efektif, efisien, dan akuntabel," jelasnya.

Ketua Pelaksana, Eko April Ariyanto, S.Psi., M.Psi., mengatakan workshop tersebut merupakan bagian dari Program Inovasi Peningkatan Kualitas Aparatur Desa yang diinisiasi Untag Surabaya. Menurutnya, penguatan kapasitas aparatur akan dilakukan secara berkelanjutan melalui pendampingan luring dan daring selama 20 jam pembelajaran.

Sumber:

Berita Terkait