iklan bhayangkara
Pildun Banner

Sentuhan Keringat dan Kreativitas, JFC 2026 Siap Pukau Dunia Akhir Juli Ini

Sentuhan Keringat dan Kreativitas, JFC 2026 Siap Pukau Dunia Akhir Juli Ini

Peserta JFC memperagakan kostum tematik saat melintasi runway jalanan pada penyelenggaraan tahun sebelumnya. --

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Hitung mundur gelaran akbar JEMBER Fashion Carnaval (JFC) 2026 kian mendebarkan. Mengambil panggung sepanjang 3,6 kilometer dari Jalan Sudarman di depan Kantor Bupati hingga finis di GOR PKPSO Kaliwates, jalanan protokol JEMBER bersiap disulap menjadi panggung kreativitas dunia pada 24-26 Juli mendatang.

​Memasuki hitungan pekan menuju hari pergelaran, denyut persiapan di balik layar kian terasa hangat. Panitia bersama ratusan talenta lokal terus mematangkan setiap detail demi menyuguhkan pertunjukan yang menyentuh hati penonton. Hingga saat ini, kesiapan fisik dan teknis JFC 2026 dilaporkan telah menyentuh angka 85 persen.

BACA JUGA:Puncak JFC Ke-23 Bertema Evoluxion Sukses Besar, Presiden JFC: JFC 2025 yang Terbesar Sepanjang Sejarah


Mini Kidi Wipes.--

​"Secara keseluruhan, persiapan JFC 2026 sudah mencapai sekitar 85 persen dan saat ini kami memasuki tahap akhir persiapan," ujar Presiden JFC, Budi Setiawan, saat ditemui di sela kesibukannya, Selasa 7 Juli 2026.

​Fokus utama panitia kini bukan lagi sekadar urusan logistik, melainkan membangun kepercayaan diri dan performa emosional para peserta. Keringat yang bercucuran di lapangan diarahkan untuk menyempurnakan aksi panggung (catwalk) yang selama ini menjadi jiwa dari JFC.

BACA JUGA:JFC Ke-23: Kian Mengukuhkan Jember Sebagai Pusat Kreativitas Karnaval Indonesia

​"Satu bulan terakhir, fokus utama kami tertuju pada intensifikasi performa dan aksi panggung," lanjut pria yang akrab disapa Iwan ini.

​Dedikasi luar biasa ditunjukkan oleh para peserta yang mayoritas adalah anak-anak muda Jember. Memasuki pekan ketiga latihan koreografi, mereka tak kenal lelah menempa diri. Lapangan Universitas Muhammadiyah Jember menjadi saksi bisu bagaimana mimpi-mimpi besar ini dirajut setiap malam.

​"Kami melakukan latihan setiap hari secara spartan, mulai pukul 17.00 hingga 22.00 WIB," ungkap Iwan dengan nada bangga.

BACA JUGA:JFC Ke-23 Resmi Dibuka dan Dihadiri Tamu Internasional, Bupati Fawait: Dunia akan Menyoroti Jember

​Untuk menyatukan harmoni dan rasa kebersamaan, panitia juga mulai menggelar latihan gabungan. Langkah ini krusial agar saat melangkah di lintasan utama nanti, ribuan karakter kostum yang berbeda bisa melebur menjadi satu cerita yang utuh dan magis.

​"Sejak tadi malam peserta mulai menjalani latihan gabungan, setelah dua minggu sebelumnya fokus berlatih per bagian secara terpisah," jelasnya.

​Tak kalah memukau adalah urusan busana. Jiwa seni para kreator Jember benar-benar diuji dalam tahap Grand Juri yang telah rampung pada 26-28 Juni lalu. Hasilnya? Sungguh di luar dugaan. Sentuhan tangan dingin para perajin lokal tahun ini melahirkan karya-karya yang bernilai seni tinggi.

Sumber:

Berita Terkait