Pantau Khitanan Massal di Jangkar, Wabup Situbondo Komitmen Jaga Keberlanjutan Program
Wabup Ulfiyah, saat memantau kegiatan khitanan massal gratis di Kantor Desa/Kecamatan Jangkar.--
SITUBONDO, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Wakil Bupati Situbondo, Ulfiyah, memantau langsung pelaksanaan khitanan massal gratis yang digelar di Kantor Desa Jangkar, Kecamatan Jangkar, Kabupaten Situbondo, Selasa (7/7/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Ulfiyah ini, menyampaikan bahwa program khitanan massal gratis merupakan agenda yang konsisten (istiqomah) dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Pada tahun ini, pelaksanaan difokuskan untuk wilayah timur Kabupaten Situbondo.
BACA JUGA:Wabup Situbondo Sambangi Korban Dugaan Sabotase Bansos PKH Tiga Tahun

Mini Kidi Wipes.--
Menurut Mbak Ulfi, program sosial ini sangat membantu meringankan beban masyarakat, terutama di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil. Karenanya, kegiatan khitanan massal ini selalu dinanti oleh warga Situbondo.
"Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada tim medis dari lima kecamatan, yaitu Banyuputih, Asembagus, Jangkar, Arjasa, serta RSUD Asembagus, yang terlibt dalam khitanan massal ini," ujar Mbak Ulfi.
BACA JUGA:Kunjungi Rumah Duka Bidan Korban KDRT, Wabup Situbondo Dorong Hukuman Setimpal untuk Pelaku

Gempur Rokok Illegal--
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran Dinkes Situbondo dan seluruh tim yang bertugas. Ia berharap kuota program ini dapat terus bertambah setiap tahunnya seiring dengan tingginya minat masyarakat.
Kepada anak-anak peserta khitanan massal gratis, Wabup Ulfi berpesan agar tidak perlu khawatir karena mereka mendapatkan suvenir, berupa sarung, dan uang saku.
"Selain itu, pemerintah juga menjamin layanan kontrol gratis di Puskesmas terdekat hingga luka khitan sembuh total,"kata Mbak Ulfi
BACA JUGA: Wabup Situbondo Tekankan Sistem Peringatan Dini Inklusif dalam FGD Banjir Besuki
Sementara itu, Sekretaris Dinkes Pemkab Situbondo, Rina Widharnani, menjelaskan bahwa total anak yang dikhitan di wilayah timur ini mencapai 200 anak. Pelaksanaannya melibatkan tenaga medis dari RSUD Asembagus serta sejumlah puskesmas setempat.
"Khitanan massal gratis ini sudah menggunakan teknologi medis kekinian, yaitu menggunakan sinar laser. Selain mendapat fasilitas khitan gratis, anak-anak juga membawa pulang sarung dan uang saku," pungkasnya.
Sumber:






