iklan bhayangkara2

Seleksi Direktur Perumdam Kota Madiun Bakal Mengerucut Tiga Besar

Seleksi Direktur Perumdam Kota Madiun Bakal Mengerucut Tiga Besar

--

MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Proses seleksi calon Direktur Perumdam Tirta Taman Sari Kota MADIUN mendekati babak akhir. Senin 6 Juli 2026, hasil Uji Kelayakan dan Kompetensi (UKK) telah dikantongi Plt Wali Kota MADIUN F Bagus Panuntun.

Rencananya, tiga dari lima calon terbaik akan diambil untuk menjalani tahapan wawancara yang dijadwalkan ada 7 Juli 2026.

BACA JUGA:UKK Rampung, Lima Kandidat Dirut Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun Tunggu Hasil Penilaian


Mini Kidi Wipes.--

‘’Ya, tadi teman-teman pansel (panitia seleksi) sudah memaparkan ke saya proses berjalannya seleksi ini. Mulai pendaftaran dari sembilan orang, kemudian menjadi lima orang, dan terakhir akan menjadi tiga orang. Insya Allah besok akan diumumkan,’’ kata Bagus.

Sebelumnya, lima pendaftar yang mengikuti UKK berasal dari internal dan eksternal Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun. Tiga orang dalam merupakan Staf Khusus Bidang Umum Joko Nugroho, Kepala Bagian Langganan Sukoharjono, dan Staf Khusus Bidang Teknik Kusbianto. Sementara dua kandidat lainnya berasal dari luar lingkungan Perumdam, yakni Igus Winar dan Jamaluddin.

BACA JUGA:PR Menumpuk, Calon Dirut Perumda Tirta Taman Sari Madiun Dihadapkan Sejumlah Persoalan Krusial

Dari lima kandidat tersebut, Bagus enggan membeberkan satu nama yang punya peluang besar menduduki kursi direktur perusahaan plat merah tersebut. Sebab, keputusan diambil setelah tahapan wawancara.

‘’Belum. Karena besok dengan saya (wawancara) yang terakhir. Tunggu jadwal,’’ ujarnya.

Disinggung mengenai kriteria ideal, Bagus memastikan bahwa tim seleksi mengacu pada indikator penilaian yang komprehensif. Aspek manajerial dan pemahaman teknis mengenai pengelolaan air bersih menjadi poin yang sangat vital.

BACA JUGA:Empat Ordal Ikut Bertarung di Bursa Dirut Perumdam Tirta Taman Sari Kota Madiun


Gempur Rokok Illegal--

Dalam tahapan wawancara nanti, dia akan menggali kapasitas calon direktur dengan materi evaluasi dari kepengurusan sebelumnya. Termasuk dengan target-target baru yang wajib dipenuhi oleh direktur terpilih dengan standar yang tinggi.

‘’Nah, ini nanti akan menjadi beberapa poin yang ingin kita sampaikan. Saya inginnya profesional. Kalau ini saya kira tidak bisa, ya saya ulang lagi (proses seleksi). Pokoknya enggak sesuai, diulang,’’ ungkapnya.

Sumber:

Berita Terkait