Pemkot Madiun Mulai Perbaiki 29 Ruas Jalan, Prioritaskan Jalur Protokol dan Kawasan Wisata
Pekerjaan pemeliharaan berkala jalan berlangsung di Jalan Asahan, Kota Madiun, sebagai bagian dari perbaikan 29 ruas jalan tahun 2026.--
MADIUN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Madiun mulai mengerjakan proyek pemeliharaan berkala pada 29 ruas jalan yang tersebar di berbagai wilayah, Jumat 3 Juli 2026. Proyek senilai Rp15,56 miliar tersebut diprioritaskan untuk jalan protokol, kawasan Balai Kota, serta jalur menuju destinasi wisata.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Madiun, Dwi Setyo Nugroho, mengatakan pekerjaan tahap awal difokuskan pada kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Beberapa ruas jalan prioritas berada di wilayah Kelurahan Tawangrejo, Kejuron, Jalan Pahlawan, serta kawasan wisata religi.
BACA JUGA:DPRD Kota Madiun Usul Tambah SMA Negeri Baru, Soroti Minimnya Kuota SPMB 2026

Mini Kidi Wipes.--
"Yang kami dahulukan adalah kawasan Balai Kota dan ruas-ruas jalan yang berkaitan dengan wisata religi. Selain itu juga beberapa jalan protokol seperti di Tawangrejo, Kejuron, dan Pahlawan," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Inug itu menjelaskan, program pemeliharaan berkala jalan tahun ini dibagi menjadi empat paket pekerjaan dengan total penanganan sepanjang 12,08 kilometer.
Paket I memiliki nilai kontrak Rp3,89 miliar untuk enam ruas jalan sepanjang 3.463 meter.
Paket II senilai Rp3,71 miliar mencakup lima ruas jalan sepanjang 2.177 meter.
Paket III dianggarkan Rp4,02 miliar untuk memperbaiki delapan ruas jalan sepanjang 2.647 meter.
Sementara Paket IV senilai Rp3,94 miliar digunakan untuk menangani 10 ruas jalan dengan total panjang 3.788 meter.

Gempur Rokok Illegal--
Secara keseluruhan, proyek pemeliharaan berkala tersebut menyasar 29 ruas jalan di Kota Madiun.
Inug menegaskan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dokumen kontrak dan spesifikasi teknis agar kualitas hasil pekerjaan, ketepatan waktu pelaksanaan, serta pemanfaatan anggaran tetap terjaga.
"Kami memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai dokumen kontrak dan spesifikasi teknis agar kualitas pekerjaan, ketepatan waktu, serta pemanfaatan anggaran tetap terjaga," pungkasnya.
Sumber:






