iklan bhayangkara
Pildun Banner

Bupati Jember Siapkan Subsidi Bunga Pinjaman untuk UMKM

Bupati Jember Siapkan Subsidi Bunga Pinjaman untuk UMKM

Bupati Jember Muhammad Fawait--

JEMBER, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Bupati Jember Muhammad Fawait menyebut pertumbuhan ekonomi Jember menjadi yang terbaik di kawasan Sekarkijang. Ia juga menyiapkan program subsidi bunga pinjaman bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan pedagang kaki lima (PKL) mulai 2027.


Mini Kidi Wipes.--

Program tersebut merupakan aspirasi masyarakat yang saat ini tengah disiapkan Pemerintah Kabupaten Jember.

"Termasuk ada rencana dan usulan dari masyarakat agar pada 2027 tersedia program subsidi bunga pinjaman bagi UMKM dan PKL," ujarnya saat diwawancarai dalam Program Bunga Desaku di Kecamatan Sukorambi, Minggu 28 Juni 2026.

BACA JUGA:Bupati Jember Bantah Anggaran Bunga Desaku Habis: Uangnya Ada, Bahkan Dapat Grojokan dari Pusat

Menurutnya berbagai kebijakan yang di terapkan pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil positif. Hal itu tercermin dari pertumbuhan ekonomi Jember yang terus mengalami peningkatan.

"Alhamdulillah, melalui kebijakan yang tepat, efektif, dan efisien, kita sudah bisa melihat performa pertumbuhan ekonomi Jember pada 2025. Kita menjadi salah satu yang terbaik," ucapnya.


Gempur Rokok Illegal--

Lanjut dia menjelaskan, dari sisi pendapatan daerah, Jember menjadi yang terbaik di kawasan Sekarkijang. Capaian tersebut berlanjut pada triwulan I 2026 dengan pertumbuhan ekonomi yang tetap menjadi yang tertinggi di kawasan tersebut.

"Kalau di lihat dari pendapatan, kita yang terbaik di kawasan Sekarkijang. Kemudian pada kuartal I 2026, pertumbuhan ekonomi kita juga yang terbaik di Sekarkijang," katanya.

BACA JUGA:Bupati Jember Dukung RUU Perlindungan dan Pemberdayaan Pasar Tradisional di Seminar Nasional

Pria yang akrab disapa Gus Fawait menegaskan, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tidak akan di ikuti dengan kebijakan menaikkan pajak masyarakat. Sebaliknya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember akan menyiapkan berbagai bentuk relaksasi untuk menjaga iklim usaha tetap kondusif.

"PAD yang tinggi itu, insyaallah, ke depan tidak diperoleh dengan cara menaikkan pajak. Bahkan, kita akan memberikan beberapa bentuk relaksasi," tegasnya.

BACA JUGA:Rajut Sinergi Hangat, Kalapas dan Bupati Jember Berkolaborasi Beri Bekal Produktif Warga Binaan

Sumber:

Berita Terkait