Ironi Pajak Listrik dan Jalanan Gelap yang Mengancam Warga Lamongan
Denis Agustin--
Oleh:
Denis Agustin
(Ilmu Pemerintahan, Fisip, Universitas Muhammadiyah Malang)
Minimnya Penerangan Jalan Umum di sejumlah ruas jalan Kabupaten Lamongan dinilai menjadi ironi di tengah kepatuhan masyarakat membayar Pajak Penerangan Jalan yang dipotong melalui tagihan maupun pembelian token listrik.
Kondisi jalan yang gelap di sejumlah jalur vital masih menjadi keluhan masyarakat karena kontribusi pajak yang dibayarkan setiap bulan dinilai belum sebanding dengan fasilitas penerangan yang tersedia.
Selain itu, minimnya penerangan jalan tidak hanya berdampak pada estetika kawasan, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas akibat terbatasnya jarak pandang terhadap kondisi jalan.
Kondisi tersebut juga dinilai meningkatkan potensi tindak kriminalitas, seperti pembegalan, penjambretan, hingga tindakan asusila di jalan yang minim penerangan.
BACA JUGA:Kolaborasi Pengelolaan dalam Pembangunan Industri Pariwisata Heritage Masyarakat Kota Malang
Menurut penulis, pemerataan pembangunan di Kabupaten Lamongan tidak seharusnya hanya berfokus pada kawasan Alun-Alun dan jalan protokol, tetapi juga menjangkau wilayah penyangga serta pedesaan yang memiliki hak yang sama atas fasilitas jalan yang aman.
Ia menambahkan, pemungutan Pajak Penerangan Jalan dilakukan kepada masyarakat di seluruh wilayah sehingga manfaat penerangan jalan diharapkan dapat dirasakan secara merata.
Pemerintah Kabupaten Lamongan, khususnya dinas terkait, dinilai perlu mempercepat perawatan lampu jalan yang tidak berfungsi serta memprioritaskan pemasangan titik Penerangan Jalan Umum baru di kawasan yang dinilai rawan.
BACA JUGA:Prof Rini Sugiarti: Soft Skill Jadi Kunci Sukses Lulusan di Era Kompetisi Global
Penulis menilai Lamongan belum dapat sepenuhnya disebut sebagai daerah yang maju apabila masyarakat masih menghadapi risiko saat melintasi jalan gelap pada malam hari sehingga pemenuhan hak atas jalan yang terang menjadi kebutuhan yang harus segera diwujudkan. (-)
Sumber:






