Pildun Banner

Kejar Pelaku Curanmor, Warga Tutur Pasuruan Tewas Usai Terlibat Kecelakaan

Kejar Pelaku Curanmor, Warga Tutur Pasuruan Tewas Usai Terlibat Kecelakaan

Warga mengerumuni lokasi kecelakaan yang menewaskan korban di Kecamatan Tutur.--

PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Doni Nizar Santoso (35), warga Kecamatan Tutur, Kabupaten Pasuruan, meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan saat mengejar pelaku pencurian motor miliknya di Dusun Sugro, Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Rabu malam 24 Juni 2026.

Peristiwa tersebut bermula sekitar pukul 17.45 WIB saat motor Honda Beat bernopol N 2909 TBN milik korban terparkir di depan rumahnya.

Tiga pelaku yang berboncengan menggunakan motor Honda Scoopy merah-hitam tanpa pelat nomor kemudian membawa kabur kendaraan milik korban.

Mengetahui motornya dicuri, Doni segera melakukan pengejaran dengan meminjam sepeda motor milik kerabatnya.

BACA JUGA:Tunggu KA Melintas, 3 Motor Diseruduk Kijang di Perlintasan Sukorejo Pasuruan


Mini Kidi Wipes.--

Aksi kejar-kejaran berlangsung hingga jalan raya Desa Tutur. Dalam pengejaran tersebut, sepeda motor yang dikendarai korban bersenggolan dengan sepeda motor pelaku.

Korban kemudian menabrak mobil Gran Max bernopol N 1421 WJ yang dikemudikan Dedi Susanto.

Akibat benturan keras tersebut, korban mengalami luka serius dan sempat dilarikan ke Puskesmas Nongkojajar. Namun, nyawa korban tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Salah satu saksi, Syamsul Arifin, sempat mengamankan seorang pelaku yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Namun, situasi berubah ketika dua rekan pelaku datang menggunakan sepeda motor Honda Scoopy yang sama dengan kondisi mengenakan masker.

Kedua orang tersebut mengaku sebagai keluarga pelaku yang diamankan. Dengan alasan tersebut, mereka berhasil membawa pelaku yang diamankan dan melarikan diri ke arah Desa Ngembal.

BACA JUGA:Pemkab Pasuruan Pastikan Perusahaan Jepang Tetap Beroperasi, Bantah Isu Relokasi ke Vietnam


Gempur Rokok Illegal--

Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno mengonfirmasi insiden tersebut.

"Kasus ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh tim di lapangan. Jenazah korban sudah dibawa ke rumah duka untuk dimakamkan," ujar Joko.

Hingga saat ini, pihak kepolisian telah mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi di tempat kejadian perkara guna mengungkap identitas para pelaku yang masih buron. (kd/mh)

Sumber: