Tim Kemhan RI Tinjau Progres Pembangunan Yonif TP di Burno, Dinilai Jadi Lokasi Terbaik di Jawa Timur
Kolonel Inf Setiya Asmara, S.I.P., M.Han memimpin Tim Kementerian Pertahanan RI meninjau progres pembangunan Yonif TP di Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.--
LUMAJANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Tim Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia meninjau progres pembangunan Yonif Teritorial Pembangunan (Yonif TP) di kawasan hutan BKPH Senduro, Dusun Karanganyar, Desa Burno, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang, Senin 22 Juni 2026.
Kegiatan pengawasan dipimpin Ketua Tim Kemhan RI, Kolonel Inf Setiya Asmara dengan melakukan peninjauan langsung terhadap progres pembangunan serta pengecekan teknis di lapangan bersama unsur pelaksana dan pengawas proyek.
BACA JUGA:Jembatan Perintis Garuda Lumajang Hampir Rampung, Perkuat Akses Ekonomi Warga

Mini Kidi Wipes.--
Tim Kemhan RI juga menggelar pengarahan dan diskusi bersama pihak terkait guna memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana dan spesifikasi yang telah ditetapkan.
Dalam arahannya, Kolonel Inf Setiya Asmara menekankan pentingnya legalitas administrasi pembangunan, kualitas material, serta sinergi antara pelaksana dan pengawas proyek untuk menjaga mutu pembangunan Yonif TP.
“Seluruh proses pembangunan harus sesuai prosedur dan spesifikasi yang telah ditetapkan. Koordinasi antarunsur pelaksana, pengawas, pemerintah desa, dan masyarakat juga harus terus diperkuat agar tidak muncul kendala di kemudian hari,” ujarnya.

Gempur Rokok Illegal--
Ia juga meminta agar perkembangan pembangunan diperbarui setiap hari dan seluruh dokumentasi dipasang di direksi sebagai bahan evaluasi maupun jawaban apabila terdapat koreksi dari pusat.
Menurutnya, lokasi pembangunan Yonif TP di Desa Burno memiliki nilai strategis dan menjadi salah satu lokasi terbaik dibandingkan wilayah lain di Jawa Timur.
“Lokasi di Burno ini sangat bagus dibanding lokasi lainnya di Jawa Timur, bahkan termasuk yang paling cepat dalam proses pembangunan Yonif TP,” tambahnya.
BACA JUGA:Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Lumajang Bersihkan Taman Makam Pahlawan Kusuma Bangsa
Sementara itu, Komandan Kodim 0821/Lumajang Letkol Arh Anton Subhandi mengatakan, pihaknya bersama seluruh unsur terkait terus mendukung percepatan pembangunan Yonif TP agar berjalan aman, tertib, dan sesuai target.
“Pembangunan Yonif TP ini merupakan program strategis yang akan memberikan dampak positif bagi penguatan pertahanan wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Dalam diskusi tersebut juga dibahas sejumlah kendala teknis di lapangan, di antaranya lahan pembangunan dapur Yonif dan garasi alat berat yang masih menunggu penyelesaian penebangan dari pihak Perhutani. Selain itu, Tim Kemhan RI meminta Zibang segera menentukan batas patok pembangunan guna memperjelas area pekerjaan di lapangan.
Kegiatan pengawasan berlangsung lancar dan penuh koordinasi sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan pembangunan Yonif TP di Kabupaten Lumajang agar segera memberikan manfaat bagi kepentingan pertahanan negara dan kesejahteraan masyarakat. (ags)
Sumber:





