Mantan Kades Wotgalih Dibacok Kepalanya, Pria Mabuk Langsung Dibui
Pelaku pembacokan pada saat diamankan petugas Polsek Nguling--
PASURUAN, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Aksi penganiayaan berdarah menggemparkan warga Dusun Sumber, Desa Wotgalih, Kecamatan Nguling, Kabupaten PASURUAN.
Korban yang diketahui merupakan mantan Kepala Desa (Kades) Wotgalih berinisial AA, menjadi sasaran pembacokan oleh seorang pria yang tengah dalam kondisi mabuk.
BACA JUGA:Persaingan Bisnis Ayam di Kota Malang Berujung Pembacokan 2 Pedagang

Mini Kidi Wipes.--
Peristiwa tragis ini dilaporkan terjadi pada Kamis dini hari, 28 Mei 2026, sekira pukul 04.30 WIB.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat pelaku berinisial RAR (31), warga Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, mendatangi lokasi dalam kondisi di bawah pengaruh alkohol.
BACA JUGA:Pemuda Lamongan Dibacok di Jalan Dinoyo Surabaya
Tanpa alasan yang jelas, pelaku yang membawa senjata tajam langsung menyerang korban. Akibat serangan membabi buta tersebut, AA yang kini bekerja sebagai karyawan swasta mengalami luka serius di bagian kepala, pelipis mata kanan, serta luka robek terbuka pada jari manis tangan kanannya.
Usai kejadian, korban didampingi seorang saksi berinisial D langsung mendatangi Polsek Nguling untuk melaporkan penganiayaan tersebut. Ia sekaligus meminta pertolongan medis.
Mendapat laporan tersebut, tiga personel Polsek Nguling langsung bergerak cepat menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas berhasil meringkus pelaku RAR di lokasi kejadian tanpa perlawanan berarti.
BACA JUGA:Bacok Rekan di Kolam Pancing, Warga Pagerwojo Diamankan Polisi Saat Hendak Dihakimi Massa
Dari tangan pelaku, polisi menyita sebilah senjata tajam jenis sabit (arit) yang digunakan untuk menganiaya korban.
Kasi Humas Polres Pasuruan Kota, Aipda Junaidi, membenarkan adanya insiden berdarah tersebut. Junaidi menyatakan bahwa pelaku saat ini sudah mendekam di sel tahanan.
"Benar, anggota Polsek Nguling telah mengamankan terlapor beserta barang bukti sebilah sabit. Saat diamankan, pelaku diketahui dalam kondisi mabuk," ujar Junaidi, pada Kamis 28 Mei 2026.
Sumber:









