SUMENEP, MEMORANDUM.DISWAY.ID – Komandan Kodim 0827/Sumenep Letkol Inf Citra Persada turun langsung mengawal proses pengecoran pondasi utama Jembatan Perintis Garuda di Dusun Palean, Desa Ambunten Tengah, Kecamatan Ambunten, Senin, 11 Mei 2026.
Dandim didampingi Kasdim 0827/Sumenep Mayor Cpl Suwandi dan Danramil 0827/23 Giligenting Letda Czi Junaefi selaku perwira pengawas lapangan.
Mereka memantau detail pengerjaan mulai pengadukan material hingga pengecoran footplate jembatan.
Di lokasi, sejumlah personel Koramil 0827/10 Ambunten bersama warga tampak bergotong royong mengangkut pasir, batu, dan semen secara manual menuju titik pengecoran.
BACA JUGA:Lestarikan Budaya Madura Sejak Dini, SDN Pasongsongan I Gelar Latihan Tari

Mini Kidi Wipes.--
Letkol Inf Citra Persada mengatakan, pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi salah satu langkah membuka keterisolasian akses warga Dusun Palean yang selama ini kesulitan saat musim hujan dan cuaca ekstrem.
“Jembatan ini bukan hanya penghubung antardusun, tetapi akses vital bagi aktivitas ekonomi masyarakat. Distribusi hasil pertanian, mobilitas warga hingga akses anak sekolah nantinya akan jauh lebih aman dan lancar,” ujarnya di sela peninjauan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur pedesaan memiliki dampak langsung terhadap peningkatan produktivitas masyarakat.
Karena itu, pihaknya memastikan pengerjaan dilakukan bertahap dengan penguatan pondasi sebagai prioritas utama.
“Kalau akses terbuka, maka perputaran ekonomi masyarakat juga bergerak. Ini yang sedang kami dorong bersama melalui pembangunan Jembatan Perintis Garuda,” tegasnya.

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
Ia juga mengapresiasi antusiasme warga yang terus terlibat dalam gotong royong bersama personel TNI selama proses pembangunan berlangsung.
Saat ini pengerjaan difokuskan pada penyelesaian pondasi footplate sebelum dilanjutkan ke tahap konstruksi badan jembatan.
Keberadaan jembatan tersebut diharapkan menjadi solusi permanen bagi warga yang selama ini masih bergantung pada jalur sederhana untuk melintasi area penghubung desa.