Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 22.00 WIB tersebut diduga melibatkan seorang warga negara asing asal Cina berinisial SZ.
Keluarga korban, Lie Juliana Mei, mengatakan peristiwa bermula saat mobil milik pelaku diparkir di lokasi yang tidak semestinya di depan rumah korban.
Untuk menghindari konflik, korban berinisiatif meletakkan cone di atas mobil pelaku sebagai tanda peringatan agar kendaraan dipindahkan.
BACA JUGA:Hidayah di Bumi Wali, TKA Asal China Resmi Masuk Islam di Masjid Agung Gresik

Mini Kidi Wipes.--
Juliana mengatakan, tindakan tersebut justru memicu kemarahan pelaku.
"Masalah parkir ini sebenarnya sudah sering terjadi dengan orang lain. Biasanya setelah diberi tahu, mereka langsung pindah. Korban menaruh cone agar pemilik mobil sadar tanpa harus ditegur langsung, tapi pelaku tidak terima," ungkap Juliana, Minggu, 10 Mei 2026.
Meski petugas keamanan perumahan telah turun tangan dan menjelaskan aturan parkir yang berlaku, SZ disebut tetap emosi dan meminta temannya melakukan pengeroyokan terhadap korban.
Juliana menjelaskan, korban mengalami trauma dan sejumlah luka di tubuh, terutama pada bagian wajah akibat pengeroyokan tersebut.

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
Juliana menambahkan, atas kejadian itu, ia langsung melaporkan penganiayaan oleh SZ ke Polrestabes Surabaya dengan tanda bukti lapor nomor : TBL/BL/898/IV/2026/SPKT/POLRESTABES SURABAYA/POLDA JAWA TIMUR.
"Setelah kejadian pengeroyakan, saya langsung membuat laporan ke Polrestabes dengan perkara penganiayaan," tutupnya. (yat)