Puluhan Pasar di Jombang Mulai Rusak, Disdagrin Susun Skala Prioritas
Kondisi bangunan pasar mulai rusak--
JOMBANG, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Sebanyak 16 pasar tradisional di Kabupaten Jombang kini menunggu rehabilitasi. Kondisi bangunan dan fasilitas pasar yang mulai rusak membuat aktivitas perdagangan dinilai membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagrin) Jombang saat ini tengah melakukan pendataan untuk menentukan pasar mana yang paling mendesak diperbaiki. Pendataan tersebut sekaligus menjadi dasar penyusunan skala prioritas rehabilitasi.
BACA JUGA:Sekda Jombang Minta Disdagrin Proaktif Tawarkan Ruko Kosong Pasar Perak

Mini Kidi Wipes.--
Kepala Disdagrin Jombang, Anjik Eko Saputro, mengatakan bahwa sebagian besar pasar yang masuk daftar rehabilitasi mengalami penurunan kualitas bangunan maupun fasilitas penunjang.
“Sekarang kami sedang melakukan pendataan. Ada 16 pasar yang memang membutuhkan rehabilitasi,” ujarnya.
BACA JUGA:Tekan Inflasi Daerah, Disdagrin Jombang Gelar Pasar Murah Maraton di 31 Titik hingga Pelosok Desa
Meski kebutuhan perbaikan cukup mendesak, rehabilitasi belum bisa dilaksanakan tahun ini. Penyebabnya, tidak tersedia anggaran akibat kebijakan efisiensi belanja daerah.
Menurut Anjik, keterbatasan anggaran membuat sejumlah fasilitas pasar belum dapat ditangani, padahal kondisinya mulai mengganggu kenyamanan pedagang dan pengunjung.
“Memang tahun ini belum ada anggaran untuk rehabilitasi. Karena efisiensi, sehingga belum bisa dianggarkan,” katanya.

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
Disdagrin juga belum dapat memastikan apakah pada tahun 2027 nanti akan tersedia anggaran khusus untuk perbaikan pasar. Namun demikian, proses pendataan tetap dilakukan secara detail agar kondisi seluruh pasar dapat dipetakan dengan jelas.
Hasil pemetaan tersebut nantinya akan digunakan untuk menentukan prioritas rehabilitasi, terutama bagi pasar yang mengalami kerusakan paling parah.
“Kami akan petakan kondisi pasar secara detail. Nanti akan diprioritaskan pasar yang benar-benar membutuhkan rehabilitasi,” pungkasnya. (war)
Sumber:









