Odegaard Tantang Arsenal Hapus Label Hampir Juara, Bidik Final Liga Champions
Kapten Arsenal, Martin Ødegaard (tengah), menegaskan timnya harus segera meninggalkan label “nyaris juara” dan memanfaatkan peluang emas untuk mencetak sejarah dengan menembus final Liga Champions UEFA untuk pertama kalinya sejak 2005.-IG:martinodegaard.-
MEMORANDUM.DISWAY.ID-Kapten Arsenal, Martin Ødegaard, menegaskan timnya harus segera meninggalkan label “nyaris juara” dan memanfaatkan peluang emas untuk mencetak sejarah dengan menembus final Liga Champions UEFA untuk pertama kalinya sejak 2005.
Arsenal dijadwalkan menghadapi Atlético Madrid pada leg pertama semifinal yang digelar di stadion Metropolitano Stadium, Rabu waktu setempat.
Hingga kini, The Gunners masih memburu trofi pertama mereka di kompetisi klub paling bergengsi di Eropa tersebut.
Musim lalu, langkah Arsenal terhenti di babak yang sama setelah disingkirkan oleh Paris Saint-Germain.
Di kompetisi domestik, mereka juga beberapa kali harus puas sebagai runner-up, meski kini berpeluang meraih gelar Premier League pertama dalam 22 tahun.
BACA JUGA:Iran Absen di Kongres AFC, Nasib Tampil di Piala Dunia 2026 Tetap Aman

Mini Kidi Wipes.--
Menanggapi sejumlah kegagalan di masa lalu, Ødegaard menilai pengalaman tersebut harus dijadikan pelajaran penting, bukan beban mental.
“Label itu akan terus ada sampai kami benar-benar memenangkannya. Kami harus hidup dengan itu, mengambil pelajaran dari pengalaman sebelumnya, lalu memanfaatkannya dengan cara yang positif,” ujar Ødegaard.
Ia menegaskan bahwa Arsenal kini berada dalam posisi yang sangat baik, baik di kompetisi domestik maupun Eropa.
“Kami harus fokus pada saat ini. Kami sedang tampil sangat baik. Posisi kami di liga luar biasa, dan kami juga berada di semifinal Liga Champions. Yang terpenting adalah bagaimana tampil dalam performa terbaik,” lanjutnya.
Ødegaard menilai, situasi yang dihadapi Arsenal saat ini seharusnya menjadi momen yang dinikmati seluruh pemain.
“Sulit dipahami jika ada yang tidak menikmati situasi ini. Kami bermain di liga paling kompetitif di dunia, bersaing memperebutkan gelar Premier League, dan berada di semifinal Liga Champions. Ini adalah impian sejak kecil bagi setiap pemain,” tegasnya.

Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--
Sepanjang musim ini, Arsenal tampil impresif dengan catatan belum terkalahkan di Liga Champions. Namun, mereka dipastikan tidak akan diperkuat dua pemain penting, yakni Kai Havertz dan Jurriën Timber, yang masih menjalani pemulihan cedera.
Kabar baik datang dari kembalinya Bukayo Saka dan Riccardo Calafiori ke dalam skuad. Kehadiran keduanya diharapkan mampu meningkatkan daya saing tim saat menghadapi Atlético Madrid.
Ødegaard optimistis Arsenal saat ini jauh lebih kuat dibandingkan musim lalu.
“Saya merasa kami lebih kuat dalam banyak aspek. Ada pemain baru yang bergabung, dan kami juga sudah belajar banyak dari pengalaman musim lalu. Sekarang kami lebih siap menghadapi tantangan ini,” jelasnya.
Di tengah persiapan penting menuju semifinal, Ødegaard juga menepis rumor yang menyebut dirinya berpotensi meninggalkan Arsenal pada bursa transfer musim panas.
Ia menegaskan fokusnya saat ini hanya untuk memberikan kontribusi terbaik bagi tim.
“Saya tidak tahu dari mana rumor itu berasal. Fokus saya hanya melakukan yang terbaik setiap hari untuk menciptakan sesuatu yang spesial. Spekulasi memang hal biasa dalam sepak bola, tetapi saya tidak mengetahui apa pun soal itu,” ujarnya.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, menilai pertandingan semifinal ini sebagai momentum penting untuk menunjukkan kualitas Arsenal di panggung Eropa.
“Ini adalah panggung yang kami inginkan, dan kami mendapatkannya melalui kerja keras, semangat, serta kualitas selama sembilan bulan terakhir,” kata Arteta.
Menurutnya, kini adalah waktu yang tepat bagi Arsenal untuk menunjukkan ambisi mereka kepada klub-klub elite Eropa.
“Sekarang saatnya membuat pernyataan dan menunjukkan seberapa bagus kami, seberapa besar keinginan kami untuk menang, dan mewujudkannya. Kesempatan ada di depan mata, dan kami harus menyerangnya,” tegas Arteta.
Dengan motivasi tinggi serta performa yang terus meningkat, Arsenal bertekad mengakhiri status ‘hampir juara’ dan membuka jalan menuju final Liga Champions yang sudah lama mereka nantikan.
Sumber:








