Luis Enrique Sesumbar, PSG Tak Punya Lawan Usai Singkirkan Bayern dan Tantang Arsenal di Final Liga Champions
Para pemain PSG merayakan lolosnya mereka ke final Liga Champions.-IG:psg.-
MEMORANDUM.DISWAY.ID-Pelatih Luis Enrique menegaskan tidak ada tim yang lebih kuat dibanding Paris Saint-Germain setelah anak asuhnya memastikan tiket final UEFA Champions League Final usai menyingkirkan Bayern Munich dengan agregat dramatis 6-5 di babak semifinal.
PSG melaju ke final kedua secara beruntun setelah bermain imbang 1-1 di Allianz Arena. Gol cepat Ousmane Dembélé pada menit ketiga sempat membawa tim asal Paris unggul, sebelum Harry Kane menyamakan kedudukan pada masa injury time.
Meski gagal finis di delapan besar fase liga dan harus melewati babak playoff, Luis Enrique tetap yakin PSG merupakan tim terbaik di Eropa musim ini.
BACA JUGA:PSG Menang 5-4 atas Bayern, Semifinal Liga Champions Sajikan Duel Gila 9 Gol

Mini Kidi Wipes.--
“Saya percaya kami bisa memenangkan final. Setelah fase grup selesai, saya sudah mengatakan bahwa tidak ada tim yang lebih baik dari kami,” ujar Luis Enrique kepada wartawan.
Saat itu, banyak kritik yang meragukan kualitas PSG. Namun, mantan pelatih FC Barcelona tersebut merasa ucapannya kini terbukti setelah timnya mampu melewati hadangan Bayern Munich.
Menurut Enrique, Bayern berada di level yang sama dengan PSG, sementara Arsenal juga tampil luar biasa musim ini dan masih bersaing dalam perebutan gelar Premier League.

Gempur Rokok Ilegal. Ini Ciri-ciri rokok Ilegal.--
“Mereka layak berada di final, tetapi saya sangat percaya kepada tim saya. Itu yang paling penting,” tegasnya.
Final Liga Champions musim ini akan digelar di Budapest pada 30 Mei mendatang. Duel PSG kontra Arsenal diprediksi menjadi salah satu partai paling panas musim ini.
Luis Enrique juga memuji mentalitas para pemain PSG yang dinilai semakin matang dalam menghadapi laga besar Eropa.
“Dalam tiga tahun terakhir kami menunjukkan siap menghadapi siapa pun. Tim ini selalu berjuang dan bisa diandalkan,” lanjut Enrique.
Selama ini PSG dikenal dengan gaya bermain menyerang. Namun, laga kontra Bayern disebut menjadi bukti bahwa Les Parisiens juga mampu tampil disiplin saat bertahan.
“Hari ini kami membuktikan bisa bertahan dengan blok rendah ketika diperlukan. Memang itu bukan gaya favorit kami, tetapi kami mampu melakukannya,” katanya.
Sumber:









