Menuju ultah ke-8 memorandum.co.id
SFF 20266

Kompolnas Turun Gunung Awasi Proses Rekrutmen Polri di Polda Jatim

Kompolnas Turun Gunung Awasi Proses Rekrutmen Polri di Polda Jatim

276 calon siswa Akpol yang mengikuti tes psikologis di SMKN 5 Surabaya--

SURABAYA, MEMORANDUM.DISWAY.ID - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) memastikan tahapan proses rekrutmen Polri berjalan secara Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis (BETAH). Hal itu ia sampaikan dalam tes psikologi calon siswa Akademi Kepolisian (Akpol) yang digelar di SMKN 5 Surabaya, Sabtu 25 April 2026.


Mini Kidi Wipes.--

Karo SDM Polda Jawa Timur Kombespol Sih Harno mengatakan, jika saat ini terdapat 276 calon siswa Akpol yang mengikuti tes psikologis.

"Jadi kita melaksanakan tes ini secara terpadu baik Akpol, Bintara maupun Tamtama," kata Sih Harno.

BACA JUGA:Kompolnas Apresiasi Kesiapan Polres Ngawi dalam Operasi Ketupat 2026


Ayo bolo kita gempur rokok ilegal.--

Sih Harno pun mengapresiasi kunjungan dari Kompolnas dalam tahapan rekrutmen tersebut. Dengan begitu, Kompolnas bisa melihat dan mengawasi secara langsung tiap tahapan proses rekrutmen.

Selain itu, kata Sih Harno, tahapan itu juga diawasi oleh Itwasda Polda Jatim serta Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). "Jadi kegiatan ini semoga berjalan dengan baik yang pelaksanaannya diawasi semua pihak," imbuh alumnus Akpol 1991 itu.

BACA JUGA:Kompolnas Kunjungi Polres Kediri Kota untuk Monev Pasca Kerusuhan Agustus 2025

Sementara itu, Komisioner Kompolnas M Choirul Anam menyebut, kedatangannya kali ini untuk mengawasi secara langsung tahapan tes psikologis casis Akpol. Ia juga memastikan, tidak ada bentuk kecurangan atau upaya-upaya pelanggaran hukum.

"Semangatnya memang akuntabilitas. Ya, tidak boleh ada kecurangan, tak boleh ada sesuatu yang memang melanggar hukum. Oleh karena itu, komitmen Mabes Polri dengan Kompolnas memastikan semua berjalan dengan baik,," kata Choirul Anam.

BACA JUGA:Polda Jatim Diganjar Penghargaan dalam Kompolnas Award 2025

Pihaknya pun mengajak berbagai pihak, termasuk masyarakat turut andil dalam proses pengawasan. Jika dalam prosesnya ada temuan pelanggaran, ia pun meminta masyarakat tak segan untuk melaporkan temuan tersebut ke pihak berwajib.

"Jadi mohon masyarakat, keluarga kalau ada yang memberi janji-janji manis apalagi melibatkan uang dan sebagainya ya jangan percaya. Kalau ada informasi itu segera lapor ke kami dan kami ucapkan terima kasih banyak," tegas dia.

Sumber:

Berita Terkait